Ratusan Warteg Menjerit, Dijanjikan BLT Tapi Tak Pernah Dapat

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 23 Agu 2021 12:28 WIB
PPKM level 4 akan berakhir hari ini. Begini suasana kawasan bundaran Hotel Indonesia, Pasar Mete, dan Warteg di Jakarta.
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlaku, pengusaha kecil termasuk warteg mengaku tidak mendapatkan bantuan yang dijanjikan pemerintah. Seperti bantuan subsidi atau BLT UMKM Rp 1,2 juta.

"Bantuan yang Rp 1,2 (juta) itu yang kami kasih data ke Kementerian juga nggak jelas. Mereka kan minta, kami sudah kasih artinya justru sekarang kami jadi nggak mengharapkan, hanya mendengar manfaat aja tetapi nggak ada yang dapat. Saya kasih sebanyak 500 data," kata Ketua Umum Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) Mukroni, kepada detikcom, Senin (23/8/2021).

Dia mengaku saat ini para pemilik warteg jadi pasrah dengan keadaan. Belum lagi warteg yang sewa tempat tidak bisa membayar sewa lanjutan, diperkirakan 75% warteg bisa gulung tikar.

"Mereka kan masih rugi, masa sewa mereka akan habis kalau nanti habis sampai akhir tahun ini menuju 75% warteg akan tutup. Kalau mau memperpanjang tetapi keuangan sulit, jadi gali tutup lobang, nanti jadi ke jurang, ini benar-benar PPKM di dari Juli ini kami drop," katanya.

Pihak para pemilik warteg mengaku sangat membutuhkan pinjaman modal untuk membayar sewa yang akan jatuh tempo.

"Sekarang ini teman-teman itu lebih butuh modal untuk pinjaman. Kalau bantuan yang 1,2 juta itu jadi nggak begitu mengharapkan. Kalau modal nggak ada untuk bayar sewa aja, jadinya mendingan pulang kampung aja. Tetapi kondisi kan di sana juga nggak begitu baik," pungkasnya.

(eds/eds)