Daewoo Bangun Pabrik Baja di RI
Senin, 03 Apr 2006 13:17 WIB
Jakarta - Raksasa baja asal Korea Selatan, Daewoo akan membangun pabrik baja Daewoo Steel Factory di Indonesia dengan investasi US$ 10 juta. Pabrik ini akan dikerjakan oleh PT International Steel Indonesia, perusahaan yang dibentuk dengan menggandeng perusahaan lokal.Demikian diungkapkan Presiden Direktur PT International Steel Indonesia dan Deputy General Manager Daewoo International Corp, Loh Young Tae saat dihubungi detikcom di Jakarta, Senin (3/4/2006).Pabrik baja tersebut merupakan hasil patungan dengan perusahaan lokal dengan komposisi saham 51 persen dimilik Daewoo international, 40 persen oleh PT Selamat Sempurna (ADR Group) dan 9 persen oleh technical partner asal Korsel."Saat ini tengah dilakukan konstruksi dan diharapkan selesai dibangun pada Juni 2006 dengan luas lahan 21 ribu meter persegi di wilayah Karawang International Industrial City dan ditargetkan beroperasi Juli 2006," papar Tae.Pabrik ini akan memproduksi 240 ribu ton baja dengan jenis baja canai panas (hot rolled coil), baja canai dingin (cold rolled coil), alumunium coil dan colour coated steel. Rencananya bahan baku akan dipasok oleh PT Krakatau Steel dan Blue Scope Steel."Produk kami untuk dipasarkan di Indonesia untuk memasok kebutuhan industri otomotif dan elektronik," ujar Tae.Secara terpisah Dirjen Industri Logam Mesin Tekstil dan Aneka (ILMTA) Departemen Perindustrian, Ansari Bukhari mengatakan, Daewoo sudah melakukan investasi sejak tahun lalu dengan produksi special steel. Menurut Ansari, pemerintah terus mendorong Daewoo agar produksinya diutamakan untuk dalam negeri."Dampak pembangunan pabrik ini bagus karena selama ini kebutuhan baja khusus diimpor pertahunnya mencapai satu juta ton," jelas Ansari.Ansari menjelaskan, dengan produksi Daewoo sebesar 240 ribu ton, berarti bisa mengurangi impor baja khusus hingga 20 persen.
(ir/)











































