Dapat KUR, 1.964 Petani di Tapanuli Siap Kebut Produksi di Tengah Pandemi

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 24 Agu 2021 15:10 WIB
Di bulan Ramadhan, para petani di Cileungsi, Kabupaten Bogor, tetap beraktivitas normal. Mereka mencangul dan lain-lainnya dalam keadaan berpuasa.
Foto: Rengga Sencaya
Tapnuli -

Bertempat di Gelanggang Olahraga (GOR) Tapanuli Tengah di Pandan, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Cabang Sibolga menyerahkan secara simbolis kepada 20 orang petani yang mendapat fasilitas pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) Pertanian dari 1.964 petani yang mendapat fasilitas di tahap pertama di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Para petani yang mendapat fasilitas KUR Pertanian tahap pertama dari BNI Cabang Sibolga ini berasal dari Kecamatan Sorkam dan Sosorgadong bertepatan pada acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tapanuli Tengah yang ke-76.

Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam sambutannya mengatakan, turut senang dan bahagia saat menyerahkan KUR Tani secara simbolis ini. Karena salah satu visi besarnya dalam memimpin Tapanuli Tengah adalah agar pertanian di daerah ini maju dan masyarakat semakin sejahtera.

"Untuk tahap awal ini ada 1.964 petani yang akan mendapatkan KUR Pertanian dari BNI dan mimpi saya di tahun depan ada 21.000 petani yang akan mendapat fasilitas KUR ini," ujar Bakhtiar, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/8/2021).

Ia berharap, petani di Tapanuli Tengah harus maju dan sejahtera. Pihaknya juga menggandeng PT. Daun Agro Nusantara sebagai pendamping petani dan perusahan offtaker yang tentunya diharapkan produktivitas hasil panen padi masyarakat naik secara signifikan.

"Kalau saat ini rata-rata masih di 5 ton per hektar. Kita berharap, bisa naik menjadi 8 ton per hektar," imbuh BS panggilan akrab Bupati Muda itu.

Bakhtiar Ahmad Sibarani juga menyampaikan untuk saat ini KUR Tani masih fokus di dua komoditi, yaitu padi dan jagung. Ia juga sudah berkoordinasi dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk fokus program pertanian di Tapanuli Tengah, termasuk dengan pihak BNI Wilayah Medan.

"Target kita, KUR Pertanian di Tapanuli Tengah bagaimana bisa terealisasi hingga Rp 150 miliar lebih guna mendukung ketahanan pangan dan swasembada di kabupaten ini. Kita sangat berharap, dukungan penuh dan kolaborasi BNI untuk bisa mewujudkan program aksi nyata ini," tutupnya.

Bersambung ke halaman selanjutnya.