Ekonomi RI Belum Sepenuhnya Normal, Ini Buktinya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 25 Agu 2021 17:40 WIB
Bank Dunia memprediksi laju pertumbuhan ekonomi RI tumbuh 4,4% di tahun 2021. Hal itu didasarkan pada peluncuran vaksin yang efektif pada kuartal pertama 2021.
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan bukti kondisi ekonomi Indonesia belum sepenuhnya normal. Apa buktinya?

"Kepemilikan SBN (Surat Berharga Negara) kita masih didominasi oleh bank dan Bank Indonesia. Ini berarti kondisi ekonomi belum sepenuhnya normal karena bank masih banyak letakkan dana masyarakat di surat berharga negara," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Rabu (25/8/2021).

Dia menjelaskan Kepemilikan perbankan di SBN naik dari 20% menjadi 25%. Begitu juga dengan Bank Indonesia, dari 10% naik menjadi 22,9%.

Sementara kepemilikan asing turun dari 38% ke 22%. Di sisi lain, menurut Sri Mulyani, kerja sama pemerintah dan Bank Indonesia terus berjalan dan tetap menjaga integritas monetary policy sangat baik untuk mengelola kondisi extraordinary saat ini.

"Bagaimana pembiayaan tetap terjaga dengan beban suku bunga yang baik. Ini akan dijaga terus ini salah satu yang jadi pilar untuk jaga stabilitas dan confidence jangka menengah," kata Sri Mulyani.

(kil/hns)