Budi Karya hingga Basuki Lapor Realisasi Anggaran ke DPR, Ini Rinciannya

Siti Fatimah - detikFinance
Kamis, 26 Agu 2021 13:52 WIB
Komisi V DPR RI menggelar rapat kerja (raker) dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi hingga Sriwijaya Air, di ruang Komisi V Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (03/02/2021). Rapat yang dimulai pada pukul 13.00 WIB, membahas terkait kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182.
Menhub Budi Karya Sumadi/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Komisi V DPR RI hari ini melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT). Dalam agenda tersebut, ketiganya menyampaikan realisasi RAPBN 2021 hingga Agustus.

1. Kementerian Perhubungan

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, realisasi APBN 2021 untuk Kemenhub hingga Agustus telah mencapai hampir 50% dari total pagu yang sudah mengalami refocusing menjadi Rp 31,3 triliun.

"Dari apa yang sudah kita lakukan, kami laporkan mencapai 50% lebih tinggi dari tahun lalu. Berarti yang kami rencanakan di akhir tahun 98,7% insyaallah tercapai," kata Budi, Kamis (26/8/2021).

Dia mengatakan, terkait realisasi di tahun 2021 mengalami banyak tekanan dengan adanya pandemi COVID-19. Selanjutnya, anggaran yang akan direalisasikan ke depan akan lebih banyak pada belanja modal.

"Kami secara khusus memanggil dan kami meminta kepada Kepala Daerah juga untuk ikut serta. Tentu anggaran itu untuk pegawai, belanja modal, dan pesan bapak Presiden belanja modal itu harus ditingkatkan dan disegerakan. Karena dengan belanja modal kita mendapatkan dorongan ekonomi bagi masyarakat," ujarnya.

2. Kementerian PUPR

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono juga menyampaikan realisasi APBN 2021. Pihaknya mencatat, per 24 Agustus total anggaran yang sudah dikeluarkan sebesar Rp 67,66 triliun atau 49,10% dari total pagu akhir Rp 137,81 triliun. Progres fisik yang tercapai pun tercatat sebesar 51,38%.

"Realisasi program padat karya tunai sebesar Rp 14,37 triliun atau 61,83% dari total Rp 23,24 triliun dengan progres fisik sebesar 58,7% serta progres serapan tenaga kerja sebesar 899.031 orang atau 72,3% dari total target serapan 1,32 juta pekerja," kata Basuki.

Upaya realisasi anggaran 2021 antara lain, mempercepat administrasi dan revisi anggaran, relokasi antar paket untuk progres yang lebih tinggi, mempercepat pekerjaan sesuai target dan batasan waktu penyelesaian, mempercepat penyelesaian padat karya sesuai target dan sasaran dan mempercepat pelaksanaan pelayanan dukungan pandemi COVID-19 dan bencana.

Realisasi anggaran Kementerian Desa PDTT di halaman selanjutnya.