PPKM Masih Lanjut Sampai 6 September, Penyaluran Bansosnya Bagaimana?

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 30 Agu 2021 20:12 WIB
Airlangga Hartarto
Foto: Kemenko Perekonomian
Jakarta -

Sederet program bantuan sosial (bansos) seperti bantuan langsung tunai (BLT) terus digiatkan penyalurannya oleh pemerintah. Hal itu dilakukan mengingat adanya perpanjangan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam paparan media secara virtual, Senin (30/8/2021).

"Ini program bantuan beras 10 kg sudah seluruhnya tersalurkan sesuai target 28,8 juta keluarga, kemudian terkait dengan KPM non PKH tersalur 100% untuk 8,8 juta," kata Airlangga.

"Kemudian bantuan subsidi upah ini Rp 1 juta/pekerja proses dipa sudah selesai dan telah dicairkan kepada 2,09 juta pekerja," sambung dia.

Bantuan berikutnya yang disalurkan oleh pemerintah adalah bantuan modal usaha buat industri kecil.

"Terkait BPUM, realisasi Rp 14,2 triliun untuk 11,84 pelaku usaha mikro," terangnya.

Tak berhenti sampai di situ, Airlangga juga mengatakan bahwa pemerintah juga menyalurkan program kartu prakerja serta program pemulihan ekonomi nasional lainnya.

"Kartu pekerja gelombang 19 telah dibuka, kemudian realisasi PEN ini mencapai 45,8% atau Rp 340,84 triliun, terdiri dari sektor kesehatan 34%, perlindungan sosial ini 55% atau Rp 102,69 triliun, untuk UMKM realisasi Rp 48 triliun atau 29%, kemudian program prioritas 44% atau Rp 52,3 triliun dan terkait insentif usaha sebesar Rp 56,7 triliun," tandas dia.

(das/dna)