Rumus Tokcer di Bisnis Kuliner Kekinian Ala Edho Zell

dtv - detikFinance
Kamis, 02 Sep 2021 14:06 WIB
Jakarta -

Punya bisnis kuliner jaman sekarang bukan lagi bicara idealisme, tetapi sensitif trend kekinian dan inovasi. Terlebih jika kalian melirik segmentasi pasar generasi Z (Gen Z) yang memiliki kebiasaan tertarik hal baru.

Founder Nyapii Edho Zell menerapkan strategi kombinasi trend kekinian, inovasi dan idealis untuk bisa adaptif di pandemi COVID-19. Lantaran dia melihat kalau peluang pasar Nyapii disukai Gen Z.

"Makanya kita besar banget di tiktok jadi harus sensitif sama trend," ujar Edho Zell dalam acara d'Mentor detikcom, Rabu (1/9/2021).

Dia mengatakan sebagai pebisnis jangan takut untuk mencoba sesuatu hal yang baru. Pasalnya kalau tidak melakukan inovasi dan ikuti trend hasilnya akan selalu sama.

"Apalagi kalau target market Gen Z itu harus ngerti behavior Gen Z suka mencoba, jadi harus terus inovasi," papar Edho.

Edho menjelaskan kalau kombinasi idealisme, inovasi dan sensitif tren kekinian menjadi rumus tokcer di bisnis kuliner. Kombinasi itu membuat bisnis kalian dapat adaptif dan kreatif di pandemi COVID-19.

"Bisnis ini mau sustainable, prinsipnya idealis kita supaya sustainable, kemudian trennya ini untuk mendatangi trafik. Kalau kita fokus datangi tren, akan kehilangan identitas contoh misalnya nyapii karena croffle lagi hits, saya jualan croffel tapi identitas saya hilang sebagai sei sapi. Makanya tetap pertahankan idealis brand, tapi terima masukan trend. Jadi bisa beradaptasi dan fleksibel," ungkap Edho Zell.

(edo/gah)