Terpopuler Sepekan

100 Juta 'Sultan' di RI Tak Dapat Vaksin Gratis Lagi Tahun Depan

Siti Fatimah - detikFinance
Sabtu, 04 Sep 2021 12:15 WIB
Antusiasme warga untuk mendapatkan vaksin COVID-19 di Trans Studio Mall Cibubur, Depok, Jawa Barat, terpantau sangat tinggi. Beginilah potret saat dari proses antre hingga vaksinasi.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pemerintah memutuskan untuk tak lagi memberikan vaksin gratis bagi orang kaya dan tergolong mampu pada tahun 2022. Hal itu disampaikan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut mengatakan, tahun depan bisa dimungkinkan ada 100 juta orang kaya di Indonesia. Saat ini saja, dia menyebut, ada 52 juta orang yang sudah aman secara finansial atau masuk dalam kategori kelas menengah.

"Tahun depan nggak mau lagi kita memvaksin orang menengah ke atas yang jumlahnya mungkin lebih dari 100 juta itu," ungkap Luhut dalam acara Forum Nasional Kemandirian dan Ketahanan Industri Alat Kesehatan, yang disiarkan melalui YouTube Farmalkes TV, dikutip Sabtu (4/9/2021).

Dia mengatakan, memang kelas menengah di Indonesia ini tumbuh dengan cepat. "Kelas menengah ini tumbuh lebih cepat dari kelompok lain," ujarnya.

Senada dengan pernyataan Luhut, sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga sudah membeberkan rencana vaksinasi mandiri atau berbayar itu.

Rencana vaksin berbayar itu akan dijalankan mulai tahun depan dan akan diberlakukan untuk masyarakat yang mampu alias orang kaya demi mempercepat program vaksinasi COVID-19. Sri Mulyani mengungkapkan hal tersebut saat memaparkan Tanggapan Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi atas RUU APBN 2022 beserta Nota Keuangannya.

"Upaya percepatan vaksinasi dilakukan melalui pelaksanaan program vaksinasi yang dibiayai APBN, juga untuk tahun depan ada skema vaksinasi mandiri pada kelompok masyarakat yang mampu," papar Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR, Selasa (24/8/2021).