Eksis Saat Pandemi, Industri Direct Selling Setor Rp 16,3 T ke Negara

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Senin, 06 Sep 2021 13:32 WIB
Akses Pendidikan Tinggi di RI Rendah, Universitas Terbuka Solusinya?
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong kemajuan industri direct selling (penjualan langsung) sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Menurutnya industri ini justru semakin berkibar saat sebagian masyarakat harus kehilangan pekerjaan karena banyak bisnis yang gulung tikar akibat pandemi.

Bamsoet menjelaskan, strategi penjualan online oleh perusahaan dengan para membernya mampu menekan angka pengangguran yang terbukti dapat menggerakkan roda perekonomian nasional.

"Kementerian Perdagangan mencatat industri direct selling atau network marketing mampu memberikan income ke negara sebesar Rp 16,3 triliun, dengan melibatkan sekitar 5,3 juta mitra usaha. Perjalanan industri direct selling Indonesia di bawah naungan Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI), juga sudah menempuh waktu yang sangat panjang selama 36 tahun. APLI telah tumbuh bersama mengiringi masyarakat Indonesia dalam membangun perekonomian nasional," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Senin (6/9/2021).

Dalam acara peluncuran produk dan logo baru PT. Pansaky Berdikari (Pansaka), di Jakarta Sabtu (4/9) malam, Ketua DPR RI ke-20 ini menambahkan sebagai salah satu perusahaan direct selling yang berada di bawah naungan APLI, Pansaka berfokus pada pengembangan produk kecantikan dan kesehatan, bahkan telah menjadi perusahaan nasional berstandar internasional. Diungkapkannya Pansaka menyediakan produk berkualitas yang diproduksi di Indonesia dan mengutamakan bahan utama dari alam Indonesia.

"Kehadiran Pansaka telah menumbuhkan jiwa entrepreneurship anak bangsa, sekaligus membantu menggerakan ekonomi kerakyatan. Terlebih di tengah masa pandemi COVID-19 yang membuat masyarakat semakin menyadari arti penting menjaga kesehatan. Pansaka melalui berbagai produk kesehatannya turut menjaga kelangsungan hidup masyarakat," jelas Bamsoet.

Kepala Badan Penegakan Hukum, Keamanan, dan Pertahanan KADIN Indonesia ini menilai Pansaka tidak hanya sukses menjalankan bisnis usaha, melainkan aktif membantu masyarakat yang terdampak pandemi. Salah satunya lewat kegiatan bagi-bagi sembako di 10 Kota Besar di Indonesia, seperti Bandung dan Surabaya.

"Menjadi teladan bagi para pelaku usaha bisnis lainnya agar tidak hanya mengejar keuntungan materi, melainkan juga turut berkontribusi dalam perlindungan sosial masyarakat. Sebagai bagian dari komitmen dan implementasi program Corporate Social Responsibility, yang diabdikan bagi kepentingan masyarakat," pungkas Bamsoet.

Lihat juga Video: Menko Perekonomian Yakin Ekonomi RI Bisa Tembus 8%

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ang)