Apa Itu Dropship? Ide Bisnis dengan Modal Nyaris Nol

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 06 Sep 2021 14:20 WIB
Cardboard boxes on the door mat near the entrance door
Mau Coba Dropship? Ide Bisnis dengan Modal Nyaris Nol/Foto: iStock
Jakarta -

Mau buka usaha untuk tambahan penghasilan tapi minim modal? Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan membuka usaha dropshipping atau droship. Lalu apa itu dropship?

Dengan adanya perkembangan teknologi yang kian pesat, hal ini memicu pergeseran cara berbelanja masyarakat dari metode konvensional ke digital. Dropship merupakan salah satu model usaha yang berkembang memanfaatkan perkembangan cara belanja saat ini.

Dikutip dari pemberitaan detikcom, model usaha dropship ini bisa dilakukan oleh siapa pun dan di mana pun. Dalam model bisnis dropship ini penjual tidak perlu melakukan stok barang. Di sini penjual cukup menjual barang yang disediakan oleh supplier.

Penjual atau dropshipper hanya perlu memasarkan dan menjual barang milik pihak lain tanpa perlu membelinya terlebih dahulu (menyetok barang). Jadi barang dikirim dari supplier langsung ke alamat pembeli dengan atas nama reseller dropship.

Dropshipper bisa mulai menjajakan dagangannya melalui media sosial atau melalui e-commerce ternama. Prioritas utama yang perlu dilakukan oleh dropshipper adalah pemasaran dan layanan pelanggan dengan merespons chat secara cepat dan update item terbaru secara berkala.

Oleh karena itu model bisnis ini dapat dipertimbangkan karena dengan skema bisnis ini, usaha dropship dapat dilakukan oleh siapapun selama memiliki koneksi internet. Namun bila kita amati dengan seksama, model bisnis ini memang memiliki cukup banyak kesamaan dengan model bisnis retail.

Setelah mengetahui apa itu dropship, lalu apa perbedaan antara model bisnis dropship dengan ritel?

Perbedaannya, dalam skema bisnis dropship barang bisa dikirim langsung dari pemasoknya ke pembeli, sehingga dengan skema ini penjual tak perlu menyediakan tempat dan repot menyimpan maupun melakukan pengemasan barang untuk dikirim ke pembelinya. Sedangkan untuk model ritel, penjual perlu membeli barang yang ingin dijual terlebih dahulu kemudian baru menjualnya lagi kepada pembeli.

Perbedaan lainnya, reseller biasanya harus mengeluarkan modal untuk menyewa tempat penyimpanan atau untuk membeli stok barang dari pemasok untuk kemudian dijual kembali. Dalam skema kerja sama dropship, dropshipper tak harus mengeluarkan modal karena semua sudah diurus oleh pemasok. Tugas utama dropshipper hanya mencari pelanggan.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, dengan memanfaatkan teknologi digital dropshipper dapat melakukan penjualan secara online, terutama lewat media sosial dan e-commerce. Setelah mendapatkan pelanggan, dropshipper hanya perlu menghubungi langsung pemasok barang (meneruskan pesanan) dan pemasok akan mengirimkan pesanannya langsung ke alamat pembeli.

Jadi bagaimana? Sudah mulai paham kan apa itu dropship? Bagi kamu yang mau buka usaha tapi minim modal, skema bisnis ini bisa jadi pilihan untuk dicoba loh.

Lihat juga Video: Ini Loh Cara Branding Bisnis Jaman Now

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)