Penjualan Produk UMK Binaan Pertamina Hampir Rp 20 M

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Senin, 06 Sep 2021 16:12 WIB
UMK Binaan Pertamina
Foto: dok. Pertamina
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) mendukung Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di masa pandemi COVID-19. Salah satunya dengan menyerap produk Mitra Binaan yang berkaitan dengan pencegahan COVID-19. Hingga saat ini tercatat total penjualan produk UMK Adaptif COVID-19 mencapai hampir Rp 20 miliar.

Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Arya Dwi Paramita mengatakan nilai tersebut berasal dari 176 Mitra Binaan Pertamina yang tersebar di seluruh Indonesia dengan nilai rata-rata bantuan sebesar Rp 3 miliar. Menurutnya bantuan yang diberikan berupa 10 ribu produk multivitamin dan herbal, madu, sabun, hand sanitizer, desinfektan, masker, dan lainnya.

Dalam Webinar Pertamina UMK On Air di radio Sonora, Sabtu (30/8) lalu, Arya menyebut terdapat peran besar dari para UMK yang masuk program inkubasi Rumah BUMN (RB), di samping UMK binaan.

"Pertamina juga mengaktifkan sebanyak 30 Rumah BUMN (RB) yang membawahi lebih dari 9 ribu Mitra Binaan. Terutama pada 420 UMK Mitra RB yang adaptif terhadap wabah COVID-19 dengan nilai penjualan sebesar lebih dari Rp 16,8 miliar. Sehingga total penjualan UMK adaptif COVID-19 binaan Pertamina mencapai Rp 19,92 miliar," jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/9/2021).

Arya menjelaskan pihaknya telah menghimpun sejumlah produk milik binaan Pertamina terutama produk yang berhubungan dengan kesehatan dan herbal. Produk-produk tersebut didatangkan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Beberapa di antaranya, produk VCO milik Bali Pure dari Buleleng Bali dan Farida Intan dari Yogyakarta.

Ada juga Madu Mellifera milik Madu Center Indramayu, gula aren Yu Sugar dari Tasikmalaya, serta produk jahe merah murni milik CV N&N International, cardamom Rumah Rempah Noni, beras organik dari Prabu Batik dan PT Kaltim Utama Mandiri Sukses.

Diungkapkannya, selain sebagai bentuk dukungan terhadap para tenaga kesehatan, keterlibatan UMK binaan dalam program ini sekaligus untuk membantu para UMK. Arya menilai dengan menyerap produk UMK maka diharapkan mereka bisa ikut adaptif di masa pandemi.

"Juga sebagai media memperkenalkan produk-produk asli Indonesia buatan binaan Pertamina dengan khasiatnya yang bagus untuk kesehatan," terangnya.

Arya mengatakan lewat Pertamina juga ingin menghadirkan energi yang dapat menggerakkan roda ekonomi lewat Program Pendanaan UMK.



Simak Video "Bau Busuk Keluar dari Sumur Pertamina di Bojonegoro, Warga Pusing dan Mual"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/hns)