Pemerintah Sudah Gelontorkan Rp 62 Triliun Rawat 200 Ribu Pasien Covid di 2020

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 07 Sep 2021 14:01 WIB
Tenaga kesehatan berada di garis depan penanggulangan pandemi. Dokter ini berbagai kisahnya yang tak gentar rawat pasien meski telah dua kali positif COVID-19.
Foto: AP Photo/Tatan Syuflana
Jakarta -

Pemerintah pada tahun anggaran 2020 telah menggelontorkan biaya kesehatan Rp 62,7 triliun untuk pengobatan dan perawatan 200.545 pasien COVID-19.

"Anggaran kesehatan dikeluarkan untuk biaya pengobatan dan perawatan 200.545 pasien COVID-19 tahun 2020," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Selasa (7/9/2021).

Dia menyebutkan selain itu pemerintah juga berupaya mengadakan alat kesehatan ke lebih dari 160 lebih rumah sakit.

Hal ini termasuk 1,56 juta alat pelindung diri (APD), sebanyak 20.612 ventilator dan 5,7 juta alat tes cepat.

Selain itu dilakukan juga pembangunan fasilitas kesehatan tambahan seperti 260 ruangan baru puskesmas di seluruh Indonesia. Pemerintah juga melakukan perbaikan 269 rumah sakit untuk meningkatkan kapasitas daya tampung pasien COVID-19.

Insentif kepada tenaga kesehatan juga diberikan. Ada 684 ribu tenaga kesehatan di pusat dan 449 ribu tenaga kesehatan di daerah.

Dia menyebutkan pemerintah terus berupaya menangani masalah penanganan kesehatan tahun 2021 ini ditingkatkan menjadi Rp 214,96 triliun.

"Tahun 2021 anggaran kesehatan melonjak lebih dari tiga kali lipat jadi Rp 214,96 triliun, ini menggambarkan tantangan COVID-19 yang belum selesai," jelas dia.



Simak Video "Jumlah Pasien di Wisma Atlet Menurun, BOR 22,53 Persen"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)