Jokowi Wanti-wanti Biaya Logistik Naik Gara-gara Jumlah Kapal Susut

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 08 Sep 2021 13:19 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) memberikan keterangan pers terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta, Senin (23/8/2021). Pemerintah memutuskan mulai 24 Agustus hingga 30 Agustus 2021, beberapa daerah bisa diturunkan levelnya dari level 4 jadi level 3. ANTARA FOTO/HO/Biro Pers Sekretariat Presiden/aww.
Presiden Joko Widodo (Jokowi)/Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar masalah logistik dikaji secara mendalam. Sebab, terjadi kenaikan biaya karena kapal yang beredar berkurang.

Fenomena ini terjadi secara global di mana kapal yang beredar berkurang karena dampak COVID-19.

"Kemudian terkait dengan beberapa sektor yaitu terkait logistik, Bapak Presiden meminta agar logistik ini dikaji secara mendalam karena kenaikan logistik termasuk kontainer karena ini merupakan juga di level global akibat dari pandemi COVID di mana jumlah kapal yang beredar berkurang," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/9/201).

"Dan new build atau kapal baru juga sedang dalam proses, dan tentu harga saat sekarang berbeda dengan periode yang lalu," tambahnya.

Sebagai informasi, Jokowi bertemu dengan sejumlah pengusaha dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI). Dalam pertemuan itu, ada usulan agar para pemilik kontainer dikumpulkan untuk mengatasi masalah ini.

"Maka tentu tadi ada usulan agar para pemilik kontainer untuk dikumpulkan dan diminta bantuan agar bisa membantu terkait dengan kontainer," katanya.

(acd/ara)