PayPal Beli Perusahaan Layanan Paylater Jepang Rp 38 T

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 09 Sep 2021 09:15 WIB
Paypal
Foto: Dok Reuters
Jakarta -

Perusahaan pembayaran Amerika Serikat PayPal berencana untuk membeli perusahaan pembayaran Paidy asal Jepang. Paidy dikenal luas sebagai penyedia layanan beli sekarang, bayar nanti alias pay later.

Kesepakatan besar sudah diumumkan PayPal Selasa malam. Mereka akan mengakuisisi Paidy dengan nilai sekitar US$ 2,7 miliar atau sekitar Rp 38,3 triliun (kurs Rp 14.200).

Dilansir dari CNN, Kamis (9/9/2021), akuisisi ini akan digunakan PayPal untuk memperluas kemampuan, distribusi, dan relevansinya di pasar pembayaran domestik Jepang. Negeri sakura sendiri dinilai menjadi pasar e-commerce terbesar ketiga di dunia.

Penawaran pay later telah semakin populer sebagai cara untuk menjangkau konsumen yang lebih muda dan mengikuti pergeseran cepat ke belanja online di masa pandemi. Tren ini sangat populer di kalangan Milenial dan Generasi Z yang waspada terhadap utang kartu kredit.

Beberapa minggu sebelumnya perusahaan fintech besar lainnya, Square juga baru saja membeli Afterpay perusahaan paylater asal Australia seharga US$ 29 miliar.

Bulan lalu, Amazon juga mengumumkan bahwa mereka akan bekerja sama dengan penyedia layanan fintech Affirm, untuk meluncurkan fungsi paylater untuk beberapa pembelian di atas US$ 50.

Kembali ke Paidy, perusahaan ini didirikan pada tahun 2008 di Tokyo, dan kemudian mendapat dukungan dari investor besar termasuk Visa (V) dan Goldman Sachs (GS). Perusahaan ini telah menjadi pemimpin pasar di Jepang, menjangkau lebih dari 6 juta pengguna.

Dengan sistem paylater, pengguna Paidy dapat melakukan pembelian secara online, dan kemudian membayarnya setiap bulan dalam tagihan gabungan di toko serba ada atau melalui transfer bank.

PayPal sudah berpartner dengan Paidy pada layanan yang ada, yang memungkinkan pengguna menghubungkan sistem pembayaran digital lainnya ke akun Payy mereka.

(hal/eds)