Penumpang LRT Jakarta Sepi saat PPKM, Paling Banyak 100 Orang

Siti Fatimah - detikFinance
Jumat, 10 Sep 2021 18:44 WIB
LRT Jakarta/Siti Fatimah-detikcom
Foto: LRT Jakarta/Siti Fatimah-detikcom
Jakarta -

Kebijakan PPKM level 3 memberi dampak bagi penggunaan mode transportasi LRT Jakarta Kelapa Gading-Velodrome. Penumpang LRT sepi pada masa PPKM ini.

Pantauan detikcom di lapangan sekira pukul 17.30 WIB, terlihat hanya beberapa pengguna LRT. Kebanyakan merupakan dari pegawai atau karyawan yang mulai menerapkan Work From Office (WFO).

Berdasarkan penuturan petugas, selama PPKM Level 3 jumlah pengguna terbilang cukup sedikit, di mana terbanyak 100 orang. Angka tersebut jauh berbeda ketika kondisi sebelum pandemi COVID-19.

Salah satu pengguna LRT, Dina (23) mengatakan, cukup mudah untuk menggunakan LRT di masa PPKM Level 3. Dia hanya cukup diminta untuk melakukan aplikasi Peduli Lindungi. Meski begitu, ia mengaku masih cukup khawatir untuk melakukan perjalanan.

"Nggak sulit, tadi dicek lewat aplikasi pedulilindungi. (Ribet tidak) nggak sih, karena kan hpnya dipegang terus ya. Terus udah di download juga," kata Dina kepada detikcom, Jumat (10/9/2021).

"Takut sih, kalo ga penting-penting banget ga keluar. Sebelumnya sering pake ini (LRT) cuman pas pandemi kalau ada apa-apa ikut bareng temen naik kendaraan dia. Karena ini pulang kerja (WFO) jadi coba lagi naik LRT. Saya aslinya dari Yogyakarta. Di sini kerja dan tinggal di Rawamangun, Jakarta Timur," sambungnya.

Pengguna lainnya, Latif (31) juga melakukan perjalanan dari Summarecon Mall Kepala Gading. Sama seperti Dina, Latif juga berujar kini tidak sulit melakukan perjalanan.

Dia juga sempat mengeluarkan sertifikat vaksin, namun petugas tetap memintanya untuk melakukan scan barcode di aplikasi Peduli Lindungi.

"Mudah sih ya, tadi pake aplikasi gitu scan barcode aja. Tadinya saya tunjukin kartu vaksin, cuman sama petugasnya diminta lewat aplikasi peduli lindungi. Untung tadi dari mal udah pake aplikasi itu. Nggak ada kesulitan (pake aplikasi peduli lindungi). Nanti masuk scan barcode keluar juga scan barcode," kata Latif.

Dia mengatakan, vaksinasi membuatnya cukup merasa aman untuk bepergian termasuk bekerja di kantor. "Karena udah divaksin kali ya jadi udah nggak terlalu khawatir lagi. Tempat kerja juga udah mulai WFO, jadi ya mungkin udah cukup aman. Untungnya ini masih belum serame dulu, masih sepi," pungkasnya.

Lihat juga video 'Dua Provinsi Ini Masih Menerapkan PPKM Level 4':

[Gambas:Video 20detik]



(zlf/zlf)