Wamendag Apresiasi SRC Bantu Upaya Pemerataan Digitalisasi UMKM

Eqqi Syahputra - detikFinance
Jumat, 10 Sep 2021 22:32 WIB
SRC
Foto: Screenshoot/SRC
Jakarta -

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, mengungkapkan data BPS pada Juli 2021, yang menyebutkan Indonesia mencapai neraca perdagangan surplus dengan nilai ekspor menyentuh US$ 14,402 miliar, lebih besar daripada impor. Menurutnya, angka tersebut juga yang tertinggi sepanjang 10 tahun terakhir.

Lebih lanjut, Jerry juga mengungkapkan angka tersebut tak lepas dari kontribusi UMKM, yang menyumbang 61,7% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) atau senilai Rp 8,5 triliun.

"Data yang kami terima itu menunjukkan bahwa signifikansi dari para pelaku UMKM itu sangat luar biasa," ucap Jerry dalam Talk Show Bangkit Serentak Jadi Pahlawan Ekonomi Lokal bersama SRC, Jumat (10/9/2021).

Selain itu, lanjut Jerry, UMKM juga berkontribusi menyerap 97% dari total tenaga kerja di Indonesia dan itu menghimpun hingga 60,4% dari total Investasi.

"Artinya, ini semua semakin menunjukkan bahwa UMKM itu selain memang jumlahnya besar, tetapi juga berperan dalam memberikan kontribusi yang konkret terhadap kinerja perdagangan. Alhasil, ini akan meningkatkan perekonomian," ungkapnya.

Untuk itu, Jerry sangat mengapresiasi Sampoerna Retail Community (SRC) dalam membuat sebuah gerakan untuk mendukung para pelaku UMKM ke arah digitalisasi. Ia melihat hal ini harus semakin dikembangkan untuk masuk digitalisasi. Tidak hanya dari sektor perdagangan, lanjutnya, tapi dari semua sektor yang memberikan banyak sekali dampak yang positif.

"Oleh karena itu, kami mengapresiasi Sampoerna ya karena membuat sebuah gerakan atau platform untuk membantu dan juga mensupport melalui SRC. Kami berharap ini dilakukan lebih banyak lagi jadi kalau bisa lebih masif lagi, maka akan tersistematis dan merata di seluruh daerah di Indonesia karena dari Sumatera sampai Papua kita melihat banyak pelaku-pelaku khususnya para pedagang UMKM itu," ujar Jerry

Diketahui, SRC memberikan dukungan bagi perekonomian Indonesia agar dapat terus bertumbuh melalui pembinaan berkelanjutan kepada UMKM khususnya toko kelontong. Hal tersebut diwujudkan oleh SRC melalui program Bangkit Serentak. Program ini adalah sebuah gerakan yang diinisiasi oleh SRC Indonesia untuk memberikan dukungan UMKM, khususnya toko kelontong.

Salah satu pendampingan yang diberikan adalah edukasi untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti membuat kasir memakai masker ganda, pemasangan garis antre, menyediakan tempat cuci tangan sampai juga menyediakan transaksi cashless. Harapannya adalah toko kelontong SRC dapat beroperasi dengan aman dan pastinya juga pelanggan dapat berbelanja dengan nyaman.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Sampoerna Retail Community Indonesia Sembilan (PT. SRCIS), Rima Tanago, menambahkan edukasi ini seringkali kami didistribusikan melalui bentuk visi misi secara digital melalui aplikasi Ayo SRC.

"Ayo SRC ini adalah platform untuk memberikan kemudahan bagi sahabat-sahabat SRC dalam berbelanja ke grosir, misalnya memberikan bimbingan dan edukasi bisnis, dan juga memudahkan SRC untuk bisa terhubung dengan para pelanggannya termasuk saat ini sudah bisa ada layanan pesan antar menggunakan aplikasi Ayo kelontong," ucap Rima dalam acara tersebut, Jumat (9/9/2021).

Rima menambahkan, bersama SRC, toko kelontong tradisional saat ini mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, khususnya di era transformasi digital yang sudah menyediakan produk-produk digital seperti voucher pulsa, token listrik, top up dompet digital dan berbagai macam produk digital lainnya melalui aplikasi berbayar.

Sementara itu, Komisaris SRC, Ivan Cahyadi, mengajak masyarakat luas untuk menjadi pahlawan ekonomi lokal dengan berbelanja di SRC.

"Dengan program Bangkit serentak, kita bisa menginisiasi agar semua UMKM atau toko kelontong dalam hal ini, agar terus mengembangkan usahanya dengan cara kami memberikan pendampingan dan bimbingan agar pelaku usaha bisa menjalankan usaha dengan protokol kesehatan yang bertujuan untuk melindungi konsumen. Di luar itu, tentunya kami juga mengembangkan transaksi secara digital kemudahan buat UMKM dan juga bentuk-bentuk usaha lainnya," ujar Ivan.

Di sisi lain, Direktur Utama PT Digital Mediatama Maxima Tbk, Budiasto Kusuma, mengatakan produk digital saat ini dengan era teknologi berkembang dengan sangat pesat. Dengan pentingnya perkembangan tersebut, toko SRC akan akan memberikan peranan yang sangat vital di masyarakat.

"Tentunya kalau produk-produk lebih lengkap disediakan oleh teman-teman di toko kelontong, itu akan memberikan kemudahan dan memberikan investment yang lebih tinggi ke masyarakat. SRC juga mengadakan sebuah kompetisi untuk para mitra SRC untuk berjualan banyak-banyakan berjualan produk digital dan nantinya mereka akan mendapatkan hadiah-hadiah yang bisa mereka dapatkan melalui program-program ini. Tentunya program ini juga akan memberikan semangat dan usaha untuk teman-teman untuk lebih menjual lebih banyak lagi menyesuaikan dengan kreativitas yang akan menyesuaikan dengan konsumen di sekitar lingkungan," kata Budiasto.



Simak Video "Perayaan HUT ke-13 SRC, Ayo Kembali ke Kelontong"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/hns)