Omzet Ambyar saat Pandemi COVID-19, Muncul Gerakan Borong UMKM

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 11 Sep 2021 20:23 WIB
Aksi sosial kembali dilakukan untuk para pelaku UMKM. Upaya yang dilakukan yakni memborong dagangan pedagang dan dibagikan kepada warga.
Foto: Yulianto
Jakarta -

Pandemi COVID-19 memukul sendi-sendi ekonomi. Pelaku UMKM juga terdampak hingga omzet turun.

Kini hadir gerakan borong produk UMKM dengan nama Larisin Modalin Usaha Mikro Se-Indonesia dan dilakukan serentak di 51 kota di Indonesia.

Ketua Umum Sahabat Ganjar, Lenny Handayani memimpin gerakan ini di Kramat Pulo, Jakarta Pusat. Dagangan UMKM kemudian diberikan kepada warga sekitar yang membutuhkan.

Adapun dagangan UMKM yang diborong seperti penjual bakso, warteg dorong, ketoprak, dan lain-lain.

"Kegiatan hari ini kebetulan kita mengadakan programnya Larisin Modalin, itu dilakukan di 51 kota se-Indonesia serentak. Untuk di Jakarta Pusat, kita melakukan di daerah ini ada tiga pedagang yang kita borong ada pedagang ketoprak, bakso dan warteg dorong. Sekitar lebih dari 100 bungkus yang kita borong kemudian kita bagikan kepada masyarakat," ujar Lenny dalam keterangannya, Sabtu (11/9/2021).

Dia juga menuturkan, para pedagang kecil seperti pedagang kaki lima masih sulit mendapatkan akses kredit dari bank untuk meningkatkan usahanya. Terlebih, situasi pandemi COVID-19 juga membuat pendapatan mereka menurun.

"Kita membantu program Pak Ganjar untuk membantu UMKM ini. Harapannya dengan kita melakukan ini, para UMKM terbantu, warga yang terdampak pandemi pun terbantu," ucapnya.