Aduh! Ada 3.830 Orang Positif COVID-19 Keluyuran di Mal hingga Kantor

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 13 Sep 2021 11:30 WIB
Berdasarkan aplikasi peduli lindungi pukul 14.17 sebanyak 8.351 orang berada di Grand Indonesia dari total kapasitas 140.238 selama PPKM Level 3.
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Dari data PeduliLindungi tercatat ada 3.830 orang positif COVID-19 yang keluyuran ke fasilitas publik, mulai dari mal atau pusat perbelanjaan, bandara, restoran, hingga perkantoran.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjelaskan sejauh ini sudah ada 29 juta check-in menggunakan PeduliLindungi. Dapat diketahui bahwa berbagai fasilitas publik mengharuskan masyarakat check-in menggunakan PeduliLindungi.

"Sejak diluncurkan baru sebulan sudah ada 29 juta yang melakukan check-in dengan PeduliLindungi, kita bisa lihat surprisingly tetap saja ada 3.830 orang yang masuk kategori hitam, hitam itu artinya positif COVID tapi masih jalan-jalan," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Senin (13/9/2021).

Paling banyak adalah pasien COVID-19 yang ke mal 3.161 orang, industri 348 orang, stasiun 63 orang, restoran 55 orang, bandara 43 orang, fasilitas olahraga 41 orang, gedung perkantoran 25 orang, hotel dan akomodasi 15 orang, bar dan kafe 13 orang, museum atau art gallery 2 orang, terminal 1 orang.

"Padahal orang-orang ini adalah orang-orang yang sudah teridentifikasi positif COVID yang harusnya stay di rumah atau diisolasi terpusat di karantina," jelasnya.

Ketika ditemukan hal semacam itu, Budi menjelaskan bahwa pasien COVID-19 yang bandel karena keluyuran itu akan dijemput.

"Jadi dengan demikian kita bisa melacak mereka dan memastikan mereka segera kita ambil dan kita lakukan isolasi," tambahnya.

Simak juga video 'Hanya Mengingatkan! Hati-hati dengan Varian Mu':

[Gambas:Video 20detik]



(toy/ara)