Jawa-Bali Terancam Mati Listrik

Jawa-Bali Terancam Mati Listrik

- detikFinance
Kamis, 06 Apr 2006 18:10 WIB
Jakarta - Jawa-Bali kembali dilanda krisis listrik. Masyarakat kembali diminta partisipasinya untuk melakukan penghematan listrik pada pukul 17.00-22.00 WIB untuk menghindari pemadaman listrik."Sehubungan dengan habisnya persediaan BBM HSD (high speed diesel) untuk PLTGU Muara Tawar dengan total 840 MW dan terbatasnya MFO (Marine Fuel Oil) serta adanya gangguan unit pembangkit, maka kondisi sistem kelistrikan di Jawa dan Bali malam ini defisit sekitar 500 MW," demikian sebuah pesan singkat dari General Manager P3B PLN, Muldjo Adji, yang diterima detikcom, Kamis (6/4/2006)."Untuk itu dimohon seluruh pelanggan PLN di Jawa Bali agar mengurangi pemakaian tenaga listrik pada malam ini mulai pukul 17.00-2200 WIB. Hal ini untuk mengurangi besarnya kemungkinan pemadaman listrik. PLN Mohon maaf atas kejadian ini," demikian Muldjo Adji.Saat dihubungi detikcom, Muldjo mengatakan bahwa pasokan HSD terlambat pengirimannya dari Pertamina ke PLTGU Muara Tawar. Pertamina menjanjikan akan mengirim HSD ke PLTGU Muara Tawar pada Minggu, 9 April mendatang. Ia mengaku tidak tahu penyebab keterlambatan pengiriman HSD dari Pertamina ini. Sedangkan kebutuhan MFO untuk pembangkit di Gresik juga terlambat dan hingga kini belum ada kejelasan MFO akan dikirimkan oleh Pertamina. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads