KKP Mau Bikin Film Bioskop, Terinspirasi TNI AU

Eqqi Syahputra - detikFinance
Senin, 13 Sep 2021 18:21 WIB
Staf Khusus Bidang Hubungan Media dan Komunikasi Publik Kementerian Kelautan dan Perikanan, Doni Ismanto Darwin.
Foto: Eqqi Syhaputra/detikcom
Jakarta -

Netpunte TV milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi bekerja sama dengan IndiHome dalam penayangan konten di IndiHome TV. Staf Khusus Bidang Hubungan Media dan Komunikasi Publik Kementerian Kelautan dan Perikanan Doni Ismanto Darwin menjelaskan tujuan perluasan kerja sama ini agar literasi masyarakat generasi muda bisa meningkat mengenai kelautan dan perikanan.

Untuk diketahui, Neptune TV adalah channel milik KKP yang telah menayangkan konten video mereka lewat YouTube. Ekspansi ini disebutkan sebagai fokus perluasan kerja sama, sosialisasi, serta memberikan tayangan yang segar demi engagement yang lebih besar.

Doni mengatakan ekspansi Neptune TV tidak hanya sebatas dengan MaxStream dan IndiHome, namun juga dengan media VOD lainnya. Doni mengatakan pihaknya bahkan ingin membuat film bioskop.

"Selanjutnya, akan kita perluas lagi dengan media-media lainnya. Mungkin bisa dengan TV lokal yang bisa kita ajak kerja sama semacam tukeran slot time. Dan yang pasti kita punya impian bikin film bioskop, syukur-syukur ada yang mau produseri," ujar Doni dalam Konferensi Pers Publikasi dan Diseminasi Program Neptune TV Kementerian Kelautan dan Perikanan, Senin (13/92021).

Doni menambahkan, tujuan ekspansi ke layar lebar terinspirasi dari film-film TNI AU. Meski demikian realisasi film bioskop tersebut bergantung pada pihak yang membantu pendanaan. Untuk diketahui TNI Angkatan Udara membuat film bertema kedirgantaraan berjudul Serigala Langit belum lama ini.

Adapun konten-konten yang menjadi tujuan penayangan Neptune TV adalah documentary mengenai alam laut, inovasi, hingga success story yang sesuai dengan program unggulan menteri kelautan, yaitu peningkatan PNBP, perikanan tangkap dan peningkatan budidaya, serta membangun kampung-kampung perikanan sesuai dengan kearifan lokal.

Lebih lanjut Doni menjelaskan Neptune TV dibuat untuk membuktikan bahwa orang Indonesia bisa membuat tayangan kelautan dan perikanan berkualitas lewat KKP, sehingga tidak perlu lagi menonton film asing. Ia juga terbuka terhadap peluang kerja sama dengan pihak lain.

"KKP kuat di konsep, tapi kami eksekusi terhambat, kami kekurangan SDM yang ahli. Untuk itu kita mengajak rekan media sekalian untuk bekerja sama lewat stasiun TV," tambah Doni.

Di kesempatan yang sama, kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri (BHKLN), Agung Prasetyo, menegaskan ekspansi penayangan ini juga menjadi strategi untuk menyampaikan pesan di era digitalisasi pada masyarakat.

"Kita harus memanfaatkan jumlah gadget yang melebihi jumlah populasi kita. Hal itu akan kita capai melalui bentuk tayangan yang ringan sekaligus dapat menyampaikan pesan dan kebijakan, isu-isu KKP, serta membuka ide pengembangan usaha kelautan," ucap Agung.

(prf/hns)