Boediono: Tidak Normal Jika Inflasi RI Tetap Dua Digit

Boediono: Tidak Normal Jika Inflasi RI Tetap Dua Digit

- detikFinance
Jumat, 07 Apr 2006 10:13 WIB
Jakarta - Menko Perekonomian Boediono optimistis inflasi pada tahun ini bisa mencapai satu digit. Jika inflasi tetap dua digit, maka berarti situasi Indonesia tidak normal. "Single digit saya kira harus dicapai, karena itu kalau tetap double digit itu merupakan suatu keadaan yang tidak normal," ujar Boediono usai rakortas tentang infrastruktur di Depkeu, JL. Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (7/4/2006) malam.Untuk pertumbuhan ekonomi pada tahun 2006, Boediono optimistis tetap mencapai target sebesar 6 persen. Bank Pembangunan Asia (ADB) sebelumnya memrediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2006 mencapai 5,4 persen."Saya kira kalau saya pribadi dari segi saya itu enam persen tetap. Saya kira kalau kita bisa mempertahankan situasi yang baik ini. Baik dari segi ekonomi, sosial politik, enam persen tahun ini masih dalam jangkauan kita," ujarnya.Paket Kebijakan InfrastrukturBoediono berencana menyampaikan kemajuan paket kebijakan infrastruktur kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pekan depan. Namun ada beberapa departemen yang belum memenuhi tugas-tugas yang tercantum dalam matriks kebijakan tersebut."Progress-nya akan kita laporkan nanti minggu depan karena saya harus menulis surat dulu ke presiden, melaporkan dulu, sekarang saya tidak bisa. Tapi intinya ada beberapa departemen yang belum memenuhi tugas-tugas yang tercantum di sana tapi sebagian besar sudah," ujar Boediono.Namun Boediono enggan menyebutkan departemen mana yang belum menyelesaikan tugas tersebut dan berapa persentasenya.Dalam rakor semalam yang dihadiri diantaranya oleh Menristek Kusmayanto Kadiman, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menkominfo Sofyan Djalil hanya membahas mengenai inventarisasi apa yang telah dicapai dari 150 butir-butir oleh masing-masing departemen yang tercantum dalam paket kebijakan infrastuktur.Terhadap departemen yang belum menyelesaikan kewajibannya, Boediono mengatakan dirinya akan bekerja sama dengan departemen terkait untuk menyelesaikan tugasnya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads