Erick Thohir Cerita Kerasnya Perjuangan Cari Vaksin, Sempat Dicuekin

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 17 Sep 2021 17:00 WIB
Hari ini vaksin tahap ke-14 kembali tiba di Indonesia. Sebanyak 8 juta bulk vaksin Sinovac mendarat di Bandara Soetta. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang menerima dan melihat langsung.
Foto: AmiriYandi/DJIKP-Kemkominfo: Menteri BUMN Erick Thohir

Tak menyerah, pemerintah mencari cara lain. Kali ini dengan cara mendekati negara-negara yang hubungan akrab dengan Indonesia. Salah satunya adalah China.

Dari sana komitmen vaksin pertama didapatkan Indonesia. Seperti diketahui, Sinovac menjadi salah satu vaksin pertama yang didapatkan Indonesia, dan berasal dari China.

"Kebetulan kita berhubungan baik dengan China. Kita coba di 2020 ke sana sama Bu Menlu. Pendekatan ke sana, responsnya positif, kita disepakati dapat vaksin," ungkap Erick.

Dari China, pemerintah langsung ke Inggris, di sana vaksin Astra Zenecca didapatkan. Setelah itu baru lah akses vaksin ke berbagai pihak bisa didapatkan Indonesia. Termasuk juga dari GAVI, organisasi vaksin di bawah WHO.

Erick menjelaskan, saat ini, Indonesia masuk ke dalam negara ke enam dengan vaksinasi tertinggi di dunia. "Dari perjuangan tadi, kita mungkin sekarang ini top six vaksinasi di dunia, negara dengan vaksin tertinggi," ungkapnya.


(hal/hns)