Kunker ke Desa Ranupane, Sandiaga Diminta Lakukan Hal Ini

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 20 Sep 2021 12:35 WIB
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja di Desa Ranupane, Lumajang, Jawa Timur. Ada momen menarik dalam kegiatan Sandiaga ini, dia dicegat seorang pengurus masjid dan diminta mengganti karpet baru. Seperti apa ceritanya?

Awalnya, seorang pengurus Masjid Al Barokah bernama Yudi mencegat Sandiaga Uno yang sedang melakukan kunker. Masjid tersebut berada di depan gerbang lokasi pendakian Gunung Semeru.

Yudi kemudian bercerita ke Sandiaga Uno ihwal kerukunan beragama dan toleransi di desanya yang sangat tinggi. Dia juga menjelaskan, Masjid Al Barokah dipakai sebagai pusat berkegiatan di desanya.

"Karena ini menjadi masjid utama maka kegiatan masyarakat banyak dilaksanakan di sini," ujar Yudi saat berbincang dengan Sandiaga Uno, seperti dikutip Senin (20/9/2021).

Lebih lanjut, Yudi menyampaikan masjidnya juga kerap dipakai oleh para pandaki Gunung Semeru. Kendati begitu, kata Yudi, masjid yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu tersebut memiliki karpet usang lantaran keterbatasan keuangan.

"Untuk itu, pengurus meminta bantuan kepada mas Menteri untuk sarana prasarana, khususnya karpet," ucap dia. Yudi juga mengungkapkan kalau Sandi diapresiasi sebagai pemimpin yang solutif usai mendengar aspirasi masyarakat.

Mendengar keluhan Yudi, Sandiaga Uno mengatakan akan segera memproses permintaan tersebut. Sandiaga langsung meminta staf Kemenparekraf agar membawakan karpet baru untuk Masjid Al Barokah.

"Kalau begitu akan langsung saya perintahkan diganti karpetnya dengan karpet baru," kata Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno sempat menyebut akan mengganti karpet masjid tersebut dalam kurun waktu dua minggu. Namun hanya berselang dua jam, masjid tersebut telah memiliki karpet baru. Di akhir kunjungannya, Sandiaga kembali menyambangi Masjid Al Barokah. Sandiaga juga sempat membacakan doa tepat di depan masjid tersebut.

"Semoga dapat bermanfaat karpetnya, dan menjadi berkah bagi masyarakat serta para pendaki yang salat di masjid ini," tutur Sandiaga.

(fdl/fdl)