Langsung Diblokir, Bansos buat Wong Cilik Sempat 'Jebol' ke PNS-TNI-Polri

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 20 Sep 2021 20:00 WIB
Ilustrasi Uang
Ilustrasi/Foto: Ari Saputra / detikcom
Jakarta -

Masyarakat pelaku usaha mikro telah mendapatkan BPUM dari pemerintah. Dari data Kementerian Koperasi dan UKM disebutkan pemerintah telah menyalurkan hingga Rp 15,24 triliun atau 99,2% dari pagu Rp 15,36 triliun.

Namun dalam proses penyaluran ini masih terkendala dengan pendataan yang tidak tepat sasaran. Misalnya aparatur sipil negara (ASN), anggota Polri dan TNI masuk dalam daftar penerima bantuan tersebut.

Deputi Usaha Mikro Kemenkop UKM Eddy Satriya mengungkapkan pihak Kemenkop berupaya untuk melakukan pemblokiran ketika ada temuan tersebut.

"Langsung diblokir dan kita juga langsung koordinasi dengan BKN. Diharapkan ke depan tak ada lagi penyaluran (yang tidak tepat sasaran) seperti ini," jelas dia dalam konferensi pers, Senin (20/9/2021).

Eddy menambahkan, kemungkinan ada para ASN yang sudah melakukan penarikan dana. Karena itu pihak Kemenkop UKM melakukan pemblokiran untuk mengantisipasi penarikan-penarikan berikutnya.

Ketua Tim Pokja BPUM dan KPA pada Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop dan UKM Fitri Rinaldi mengungkapkan jika ada 36 ribu lebih ASN yang terdaftar dalam penerima BPUM.

Pihak Kemenkop telah melakukan pemblokiran dan klarifikasi dari BKN terkait data tersebut. "Kita sudah lakukan klarifikasi ke BKN untuk data yang terindikasi ASN, TNI, Polri pegawai BUMN dan BUMD," jelas dia.

Program Banpres Produktif Pelaku Usaha Mikro (BPUM) Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun anggaran 2020 telah tersalur kepada 12 juta pelaku usaha mikro, dengan alokasi anggaran sebesar Rp 28,8 triliun dan penerima Banpres Produktif Pelaku Usaha Mikro (BPUM) mendapatkan bantuan langsung melalui rekening masing-masing sebesar Rp 2,4 juta.

Terkait dengan pelaksanaan program Banpres Produktif Pelaku Usaha Mikro (BPUM) tahun anggaran 2020 telah dilakukan survei oleh Tim Nasional Percepatan Penanganan Kemiskinan (TNP2K) Sekretariat Wakil Presiden dan Kementerian Koperasi dan UKM, BRI dan Lembaga Demografi-LPEM FEB UI, untuk melihat efektifitas pelaksanaan program BPUM.

Berdasarkan survei oleh Tim TNP2K, dengan jumlah 1.261 responden, menunjukkan bahwa 88,5% penerima Banpres Produktif Pelaku Usaha Mikro (BPUM) memanfaatkan dana untuk pembelian bahan baku.

(kil/eds)