Kemenhub Ungkap Ada yang Positif COVID-19 saat Masuk RI, Jumlahnya Segini

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 22 Sep 2021 14:25 WIB
Kedatangan rombongan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Bandara Internasional Soekarno-Hatta jadi sorotan.
Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Pemerintah tidak mau kecolongan varian virus COVID-19 masuk Indonesia. Pembatasan dan pengetatan dilakukan di perbatasan dan pintu masuk negara untuk orang dari luar negeri yang masuk ke Indonesia.

Pembatasan yang dilakukan ini berhasil menyaring beberapa orang yang terindikasi positif COVID-19. Menurut Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati ada sekitar 0,5% orang yang mau masuk ke Indonesia dan terindikasi positif COVID-19 saat screening perbatasan. Data itu berasal dari laporan Kementerian Kesehatan dan Satgas Penanganan COVID-19.

"Kami dapat data dari Kemenkes dan dari Satgas, tentu ada yang terindikasi positif, tapi tak besar, sejauh ini persentasenya di bawah 0,5%," ungkap Adita dalam acara Market Review IDX Channel, Rabu (22/9/2021).

Meski begitu dia menegaskan pemerintah bertindak responsif kepada orang-orang yang terindikasi positif.

"Tapi kita nggak bicara jumlah, satu aja sudah jadi perhatian kita. Satu (orang) yang positif saja kami langsung cek ini varian apa, kami pastikan kami nggak akan lengah. Lalu kita cek ini varian apa dan lakukan langkah antisipasinya," kata Adita.

Pintu masuk dari luar negeri kini dibatasi jumlahnya. Melalui perjalanan udara hanya melalui Jakarta dan Manado. Di tiap pintu masuk ini seseorang akan kembali melakukan PCR dan wajib dikarantina.

Berlanjut ke halaman berikutnya.