Anak-anak Boleh Masuk Mal, Pengelola ITC Kuningan: Kunjungan Mulai Ramai

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 22 Sep 2021 16:27 WIB
ITC Kuningan/Aulia Damayanti
Foto: ITC Kuningan/Aulia Damayanti
Jakarta -

Pelonggaran aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk pusat perbelanjaan, berdampak baik bagi pengusaha mal. Salah satunya ITC Kuningan, Jakarta Selatan. Pengelola mal, PT Perwita Margasakti mengungkap kini pemilik kios-kios yang tutup mulai membuka kembali dagangannya.

"Sejak tahun 2020 lalu, saat PSBB diberlakukan memang tingkat kunjungan menurun drastis. Tetapi sekarang tenant tenant kita sudah mulai konfirmasi kalau mereka akan buka. Beriringan dengan pelonggaran PPKM salah satunya anak-anak sudah boleh masuk mal," kata General Service Section Head PT Perwita Margasakti, Faishol Helmi, saat ditemui detikcom di Jakarta, Rabu (22/9/2021).

Dia mengungkap penutupan kios-kios dilakukan atas kemauan dari pedagang sendiri. Dikatakan, hal itu menjadi pilihan pedagang karena sejak PSBB angka pengujung menurun, terlebih mal sempat dilarang untuk buka dalam menekan penularan COVID-19.

"Kios-kios yang tutup itu, mereka memilih tutup karena adanya aturan-aturan pemerintah yang awalnya tidak memperbolehkan kami buka hingga anak-anak juga belum boleh masuk mal. Itu salah satu penyebabnya. Tetapi sekarang sudah mulai meningkat lagi pelan-pelan mulai ramai. Kan aturan juga butuh sosialisasi," lanjutnya.

Pihak ITC Kuningan mengakui, saat anak-anak tidak boleh masuk mal sangat berdampak sekali kepada usaha-usaha tenant yang ada di sana

"Segmen permainan anak-anak, baju anak-anak, toko kacamata, dan yang lain untuk anak-anak, mereka terpaksa tutup ya karena anak-anak nggak boleh masuk. Orang kan ke mal apa lagi orang tua, pasti mau ajak anak. Kalau weekend pasti jalan-jalan ke mal. Itu tiap hari kemarin sebelum diperbolehkan, kami selalu tolak yang membawa anak," terangnya.

Seiring dengan adanya pelonggaran yang dibuat pemerintah, tingkat pengujung mal dan kios yang buka diakui meningkat dari sebelumnya.

"Pelonggaran yang dibuat pemerintah ini cukup meningkatkan pengujung dan kios yang buka. Apa lagi anak-anak sudah boleh masuk mal, hanya saja perlu waktu untuk sosialisasi kalau memang anak-anak sudah boleh masuk mal. Banyak yang belum tahu itu, padahal sudah diumumkan resmi dan diperbolehkan," ujarnya.

Pengelola ITC Kuningan berharap pelonggaran yang dibuat pemerintah bisa meningkatkan tingkat kunjungan sebanyak 50%. "Tetapi perlu diingat tingkat kunjungan itu terbentur dengan aturan pemerintah. Jadi diharapkan pemerintah bisa menekan laju kasus COVID-19, menggencarkan vaksinasi, agar ada lagi pelonggaran untuk pusat perbelanjaan," ungkapnya.

Selain itu, dengan adanya pelonggaran diharapkan pedagang-pedagang juga mulai menggeliat lagi dengan membuka kiosnya. "Mengingat kan anak-anak sudah boleh masuk. Keluarga yang mau membawa anak juga sudah bisa jalan-jalan di mal," tutupnya.

Lihat juga Video: Sepinya Mal Senayan Park di Tengah PPKM Level 4

[Gambas:Video 20detik]



(zlf/zlf)