RI Minta Bank Dunia Danai Pembangunan Pembangkit Listrik

RI Minta Bank Dunia Danai Pembangunan Pembangkit Listrik

- detikFinance
Selasa, 11 Apr 2006 10:30 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia akan meminta penjelasan Bank Dunia terkait keputusannya untuk memberikan pinjaman hanya pada proyek transmisi dan distribusi listrik saja. Pemerintah Indonesia ingin agar Bank Dunia juga memberikan pinjaman untuk pembangunan pembangkit listrik di Indonesia.Keinginan tersebut akan disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro kepada Presiden Bank Dunia Paul Wolfowitz dalam pertemuan yang digelar di Kantor Menko Perekonomian, Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (11/4/2006).Dalam kunjungannya ke Indonesia kali ini, Wolfowitz dijadwalkan akan bertemu dengan Menko Perekonomian Boediono. Hadir pula sejumlah menteri seperti Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta, Menkeu Sri Mulyani Indrawati.Meski ada kunjungan Wolfowitz, namun tidak tampak pengamanan yang ekstra ketat di Gedung Depkeu. Hanya petugas keamanan dari Gedung Depkeu."Sejak lama Bank Dunia hanya memberi pinjaman untuk proyek transmisi dan distribusi. Kita tanya kenapa. Kita berharap dalam pertemuan ini akan ada jawabannya," kata Purnomo sebelum pertemuan.Menurut Purnomo, keinginan tersebut didasarkan pada urgensi pembangunan pembangkit di Indonesia saat ini. "Makanya kita akan meminta pinjaman kepada Bank Dunia untuk pembangunan pembangkit itu," tegasnya.Pertemuan dengan mantan arsitek perang Irak ini dimaksudkan sebagai sebuah forum diskusi antara Indonesia dan Bank Dunia. Meski demikian, lanjut Purnomo, pemerintah tetap berharap Bank Dunia memberi keputusan soal pinjaman untuk pembangunan pembangkit itu. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads