Ilham Habibie Jadi Komut di Melchor Group Pimpinan Peter Gontha

Tim detikcom - detikFinance
Jumat, 24 Sep 2021 12:04 WIB
Ilham Habibie
Foto: Ilham Habibie (istimewa)
Jakarta -

Ilham Habibie bergabung dalam jajaran dewan komisaris di Melchor Group. Melchor Group adalah perusahaan investasi dalam bidang terkait lingkungan, ilmu pengetahuan, dan teknologi yang berbasis di Jakarta, Indonesia dan dipimpin oleh Peter F. Gontha sebagai CEO.

Ilham Habibie menjadi Komisaris Utama Jejak.in, satu dari tiga lini usaha lain di bawah Melchor Group. Ilham juga disusul oleh Edwin Gerungan yang telah bergabung bulan Agustus lalu sebagai Komisaris Utama Melchor Group, disusul Cyril Noerhadi sebagai Komisaris Utama ROXI (Rantai Oxygen Indonesia), Markus Permadi sebagai Komisaris ROXI, dan JB Kendarto sebagai Komisaris Utama Muller Karbon Kapital.

"Kami bersukacita menyambut bergabungnya tokoh yang sudah tidak asing lagi dan dikenal di dunia usaha dan teknologi. Melchor Group terdiri dari tiga usaha yang merupakan bagian dari satu ekosistem dan bergerak di bidang pelestarian lingkungan yang memakai teknologi terkini dalam bidang Blockchain dan Crypto Utility. Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Jejak Enviro Teknologi (Jejak.in), PT Rantai Oxygen Indonesia (ROXI), dan PT Muller Karbon Kapital (MKK)" kata Peter Gontha dalam keterangan resminya, Jumat (24/9/2021).

"Hal ini membuat kami semakin optimis dengan masa depan ekonomi hijau Indonesia," tambahnya.

Pada Jumat, 10 September 2021 lalu, Peter meluncurkan crypto utility untuk valuasi kekayaan alam Indonesia. Crypto tersebut bukan alat tukar seperti crypto currency pada umumnya, namun berfungsi dalam valuasi terhadap cadangan karbon yang ada di hutan mineral, lahan gambut, dan hutan bakau.

Melalui teknologi Blockchain dan crypto utility ini, Indonesia akan menjadi pusat ekonomi hijau karena memiliki hutan yang mengandung cadangan karbon salah satu yang terbesar di dunia.

Pelestarian alam global dan perhitungan karbon diharapkan bisa optimal dengan hadirnya crypto utility Indonesia ini khususnya dalam menghadapi perubahan iklim, pemanasan global, dan mencegah menipisnya serta bocornya lapisan ozon.

Peter juga mengabarkan bahwa PT TAP Applied Agri Services (TAPAAS) telah dengan resmi bergabung sebagai penyandang dana (angel investor) di Melchor Group.

"Kami menghargai kepercayaan PT TAPAAS terhadap ide, misi, dan cita-cita dari ekosistem usaha yang dibangun oleh Melchor. Dengan bergabungnya TAPAAS, maka struktur usaha Melchor Group pun menjadi semakin kuat," ungkapnya.

"Crypto utility ini akan sangat membantu masyarakat adat Indonesia yang selama ini mengelola hutan adat tapi belum mendapatkan faedah ekonomi yang maksimal seperti yang diharapkan Presiden Joko Widodo. Mudah-mudahan, solusi-solusi teknologi ini bisa mempercepat pengentasan kemiskinan bagi masyarakat yang tinggal di dalam atau di sekitar hutan," pungkas Peter Gontha.

Simak juga Video: Ilham Habibie Blak-blakan Politik Dinasti dan Nasib R-80

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)