Bos BRI Beberkan Dampak 'Ajaib' Holding Ultra Mikro, Apa Saja?

ADVERTISEMENT

Bos BRI Beberkan Dampak 'Ajaib' Holding Ultra Mikro, Apa Saja?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 29 Sep 2021 11:28 WIB
Dirut BRI Sunarso
Dirut BRI Sunarso/Foto: BRI
Jakarta -

Pembentukan holding ultra mikro akan memberikan dampak, baik bagi nasabah hingga negara. Bagi negara, pembentukan holding akan menghasilkan data untuk kebijakan pemerintah.

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sunarso menjelaskan dalam menghadapi berbagai kesulitan, pemerintah memberikan stimulus kepada masyarakat. Setidaknya ada empat komponen dalam penyaluran stimulus ini, yaitu anggaran, data, saluran yang bisa diandalkan dan dipercaya, serta komunikator yang bisa menjelaskan terkait stimulus.

"Maka kemudian bagi kami value yang bisa kita create dengan holding ultra mikro ini maka sesungguhnya kita akan mengintegrasikan data yang bisa dijadikan dasar untuk pengambilan keputusan-keputusan besar di negeri ini," katanya dalam acara Opening Bell Rights Issue BRI, Rabu (29/9/2021).

Bagi nasabah, pembentukan holding ultra mikro akan berdampak pada layanan yang semakin banyak dan semurah mungkin. Lalu, bagi karyawan akan memberikan kesempatan yang luas untuk pengembangan karier.

"Kemudian untuk karyawan, stakeholder yang bernama karyawan, pekerja, pegawai saya kira dengan pembentukan holding ini akan memberikan kesempatan untuk menumbuhkembangkan kariernya secara optimal sesuai dengan potensinya masing-masing," katanya.

Selanjutnya, pemegang saham akan menerima manfaat yakni sumber pertumbuhan yang baru di masa depan.

"Terakhir stakeholder yang bernama pemerintah, value creation ini akan menciptakan economic value yang bagi pemerintah karena sebagai pemegang saham juga bisa akan diambil, dikontribusikan dalam bentuk dividen kah atau pajak," katanya.

(acd/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT