Orang AS Mulai Doyan Belanja-Liburan Lagi, Ekonomi Moncer Nih?

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 01 Okt 2021 10:48 WIB
The U.S. Capitol is seen between flags placed on the National Mall ahead of the inauguration of President-elect Joe Biden and Vice President-elect Kamala Harris, Monday, Jan. 18, 2021, in Washington.
Foto: AP/Alex Brandon
Jakarta -

Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan perekonomian mengalami sedikit percepatan perbaikan di kuartal II-2021. Hal itu disebabkan karena adanya peningkatan belanja konsumen, ekspor, dan investasi.

Mengutip CNN, Jumat (1/10/2021), produk domestik bruto (PDB) meningkat 6,7% antara April dan Juni. Angka itu naik dari perkiraan sebelumnya 6,6% dan 6,5%.

Selama musim semi, orang AS disebut banyak membelanjakan uangnya untuk rekreasi dan makan di luar rumah. Hal itu meningkat seiring vaksinasi yang juga naik.

Dampaknya, hotel dan restoran mengalami kenaikan dalam pendapatannya, sehingga kini mulai berkontribusi besar untuk meningkatkan pertumbuhan PDB.

Indeks harga yang mencatat pengeluaran konsumen, tidak berubah dari perkiraan sebelumnya di angka 6,5%. Itu level tertinggi sejak awal 1980-an.

Laporan Biro Statistik juga melaporkan kini banyak perusahaan yang mencetak keuntungan. Bank-bank AS dan sektor keuangan mencetak keuntungan yang luar biasa. Totalnya, US$ 52,8 miliar pada kuartal II.

Angka itu naik jauh dibandingkan pada kuartal I yakni sebesar US$ 1,3 miliar. Laba untuk semua perusahaan lain naik US$ 221,3 miliar, dibandingkan US$ 133,2 miliar dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Meski mencatat pertumbuhan yang membaik. Masalah pengangguran belum sepenuhnya teratasi. Departemen Tenaga Kerja melaporkan tunjangan pengangguran naik menjadi 362.000 minggu lalu

Itu adalah level tertinggi untuk klaim sejak awal Agustus. Serta pertama kalinya sejak dimulainya pandemi yang diklaim naik selama tiga minggu berturut-turut.

(ara/ara)