Rencana Besar Genjot 30 Juta UMKM Melek Digital

Ari Purnomo - detikFinance
Jumat, 01 Okt 2021 23:06 WIB
Implementasi ekonomi digital semakin nyata dengan hadirnya berbagai inovasi teknologi digital. Salah satunya CrediMart, toko grosir online untuk pelaku UMKM.
Ilustrasi UMKM Goi Digital/lFoto: Ari Saputra
Solo -

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menargetkan menghadirkan 30 juta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMK) pada 2024. Saat ini, tercatat ada 15,9 juta UMKM yang sudah terhubung di ekosistem digital.

"Saat ini UMKM yang sudah terhubung di ekosistem digital 15,9 juta pelaku UMKM atau naik 100 persen, dibandingkan sebelum pandemi cuma 8 juta UMKM, di tahun 2024 bisa mencapai 30 juta," ujar Teten saat memberikan sambutan launching Solo Great Sale (SGS) di kompleks Stadion Manahan Solo, Jumat (1/10/2021).

Untuk mencapai target tersebut, Teten menambahkan, dilakukan kerja sama ecommerce di daerah. Selain itu, Menkop-UKM juga akan melakukan pendampingan kepada pengusaha mikro.

"Memperbaiki packaging, memperbaiki branding, untuk bisa go on lagi," tuturnya.

Menurut Teten di masa pandemi ini menghadirkan tantangan tersendiri, dan juga terjadinya perubahan pada frame pasar dan sangat cepat. Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban dari Kementerian Koperasi dan UKM untuk melakukan pendampingan.

"Kita harus dampingi UMKM, kita untuk bisa melakukan adaptasi dengan perubahan itu, melakukan inovasi produk dan juga transformasi ke digital. Ini penting kita lakukan bersama," terangnya.

Teten juga menyampaikan, pihaknya akan menyiapkan UMKM masa depan. Di mana UMKM yang mempunyai produk dengan kualitas yang berdaya saing dan juga sudah mengadopsi teknologi terkini.

"Kita sedang siapkan UMKM masa depan dengan produk berdaya saing kreativitas dan berbasis kreativitas dan inovasi teknologi. Saya kira ini akan menjadi ekonomi masa depan indonesia," ucapnya.

"Karena 99,9 persen tulang punggung ekonomi kita adalah UMKM. Karena itu UMKM kita harus diperkuat kapasitas produksi dan daya saing produknya. Ekosistem ini yang sedang kita bangun," tutur Teten.

(hns/hns)