Terpopuler Sepekan

Negara Paling Banyak Investasi di RI Ternyata Bukan China

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 02 Okt 2021 12:45 WIB
Ilustrasi investasi
Ilustrasi/Foto: Shutterstock
Jakarta -

Aliran modal asing deras masuk ke Indonesia. Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebutkan pada semester I 2021 realisasi investasi tercatat Rp 442,7 triliun.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan jika Singapura merupakan negara yang paling banyak mengucurkan modalnya ke Indonesia.

Ada sekitar US$ 4,7 miliar yang digelontorkan Singapura. Lalu Hong Kong realisasi investasinya mencapai US$ 2,3 miliar dan China sebanyak US$ 1,7 miliar.

Bahlil menjelaskan ada juga aliran investasi dari Belanda yang saat ini menjadi hub di Eropa. Sebanyak US$ 1,3 miliar sudah masuk dari Belanda untuk investasi di Indonesia.

"Eropa sekarang mulai menjadikan Indonesia sebagai salah satu tujuan investasi. Setelah kami kaji, Belanda ini sekarang jadi hub ketika Inggris keluar dari Uni Eropa," jelas dia.

Selain itu Jepang dan Korea Selatan sedang bersaing dalam berinvestasi di Indonesia. Korsel kini berada di posisi kelima dengan nilai investasi US$ 1,1 miliar. Lalu Jepang posisi keenam dengan investasi US$ 1 miliar.

"Menarik lagi itu Korsel. Dia baru saja melampaui Jepang sampai semester pertama. Ada kompetisi antara Korea dan Jepang," ungkap Bahlil.

Menurutnya, Indonesia tidak pernah membeda-bedakan negara yang mau menyuntikkan investasi ke nusantara. Dia bilang pemerintah memposisikan Indonesia secara netral, berada di tengah dan menerima semua negara. Justru menurutnya akan keliru kalau ada anggapan Indonesia hanya mendapatkan investasi dari satu negara saja.

"Keliru kalau ada asumsi kita fokus ke negara tertentu saja. Indonesia tidak diatur oleh negara tertentu. Kita harus selalu jadi pemain tengah, semua negara boleh masuk dengan aturan fair, tidak ada perlakuan khusus," kata Bahlil.

Meneruskan daftar negara dengan investasi terbesar ke Indonesia, di posisi 7 ada Amerika Serikat dengan realisasi US$ 800 juta. Lanjut di posisi 8 ada Malaysia dengan realisasi US$ 700 juta.

Dua negara terakhir di 10 besar, ada Swiss dengan realisasi US$ 500 juta dan Thailand dengan realisasi US$ 300 juta.

(kil/eds)