Jokowi: Kebutuhan Jagung untuk Pangan dan Ternak Perlu Tambahan

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 04 Okt 2021 10:13 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) menyatakan hingga hari ini kebutuhan komoditas jagung di Indonesia masih jauh dari kata cukup. Dia bilang, produksi jagung memang perlu ditambahkan guna memenuhi kebutuhan, baik untuk pangan ataupun pakan ternak.

Hal ini disampaikan Jokowi saat melakukan peninjauan lokasi penanaman jagung di Sorong, Papua Barat, Senin (4/10/2021). Ada 11 ribu hektare tanaman jagung yang akan dikelola di Sorong.

"Utamanya memang yang ditanam hari ini adalah jagung, karena kebutuhan jagung kita baik untuk pangan dan makanan ternak masih memerlukan tambahan," ungkap Jokowi saat melakukan peninjauan yang disiarkan virtual.

Belakangan ini ketersediaan jagung memang jadi masalah, hal itu mencuat setelah mahalnya harga jagung karena stok yang menipis diungkap oleh peternak Blitar kepada Jokowi. Di sisi lain, Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertanian (Kementan) justru menghadapi kisruh mengenai data stok dan ketersediaan jagung.

Tidak jelas siapa yang benar dan salah antara Kementan dan Kemendag dalam kisruh data jagung. Masing-masing memiliki versi yang berbeda mengenai pasokan jagung yang ada di dalam negeri.