Ikuti Ini Biar Bisnis Kuliner Kalian Enggak Amblas

dtv - detikFinance
Kamis, 07 Okt 2021 10:20 WIB
Jakarta -

Bisnis kuliner kekinian rentan mengalami kerugian karena lemah pengawasan. Konsultan bisnis F&B (Food and Beverage) Bisma Adi Putra memberi bocoran agar bisnis tetap eksis dan tidak makin buntung.

"Kalau dibilang kenapa buntung bisa cepat, karena itu yang udah tadi aku bilang ya F&B itu kan sifatnya per hari, berputar terus cash flow-nya. Duit keluar masuk setiap hari, jadi begitu kita enggak kontrol sebulan sekali baru kelihatan itu celah duit hilang itu banyak," ujar Bisma dalam acara d'Mentor detikcom, Rabu (6/10/2021).

Pria yang akrab dipanggil Bimbim mengungkapkan celah kebocoran mulai dari kerja yang tidak sesuai SOP hingga karyawan yang mengambil uang penjualan. Permasalahan itu terlihat kecil namun berdampak besar.

"Nah yang kayak gini-gini itu buang-buang duit, duitnya cepat banget hilangnya, belum lagi yang harusnya masuk ke dalam kulkas kayak sayur-sayuran dia (karyawan-red) nggak dimasukin dia lupa telat tiga jam jadinya layu. Setiap hari kayak gitu aja, ruginya bisa sejuta kalau sebulan bisa Rp 30 juta yang hilang," ujarnya.

Bimbim mengatakan banyak pebisnis pemula dalam bidang kuliner yang lemah dalam pengawasan. Alhasil bisnis bukan untung malah buntung.

"Karena kita punya fixed cost ada rental yang harus dibayar, ada karyawan harus dibayar. Nah terus kalau omzet turun tinggal setengah kita udah pernah bikin perhitungan belum ? Kalau omzet setengah kita bisa bayar karyawan nggak terus solusinya apa ? Ada rencana cadangan nggak kalau omzet tinggal setengah. Nah itu kalau buntung minus bisa jutaan per bulan," pungkas Bisma.

(edo/gah)