RI-Eropa Timur Bikin Forum Bisnis, Hasilkan Kesepakatan Rp 41 Miliar

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 08 Okt 2021 07:29 WIB
Suasana aktivitas bongkar muat di Jakarta International Container Terminal, Jakarta Utara, Rabu (5/9/2018). Aktivitas bongkar muat di pelabuhan tetap jalan di tengah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terpuruk. Begini suasananya.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Potensi kerja sama dagang antara Indonesia dan negara-negara Eropa Timur terbuka lebar. Hal itu tercermin dari kesepakatan bisnis yang dihasilkan dari Forum bisnis Indonesia-Central & Eastern Europe (INACEE).

Kesepakatan bisnis yang dihasilkan ditaksir mencapai US$ 2,9 juta sekitar Rp 41,18 miliar (kurs: Rp 14.200)

Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kemlu I Gede Ngurah Swajaya mengatakan nilai kesepakatan bisnis tersebut merupakan hasil dari interaksi langsung para pelaku bisnis Indonesia dengan pebisnis dari Eropa Tengah dan Eropa Timur, kawasan yang pasarnya sedang dibidik oleh Indonesia.

"Negara-negara di Eropa Tengah dan Eropa Timur ini bukan hanya terdiri dari pasar tradisional Indonesia tetapi juga pasar non-tradisional yang kita ingin intensifkan, termasuk dalam rangka mendorong UMKM," ujar Dirjen Ngurah dalam konferensi pers secara virtual mengenai INACEE Business Forum pada Kamis dikutip dari Antara, Jumat (7/10/2021).

Selain kesepakatan bisnis, forum tersebut juga mencatatkan potensi transaksi perdagangan sebesar US$ 204 ribu (sekitar Rp2,9 miliar) dari kegiatan pencocokan bisnis (one-on-one business matching) yang diikuti para pelaku bisnis dari delapan negara, termasuk di antaranya 34 perusahaan Indonesia dan mitranya masing-masing.

Produk-produk unggulan yang diminati oleh para pebisnis dari Eropa Tengah dan Eropa Timur antara lain makanan, minuman, kosmetik (bulu mata palsu), furnitur, batu bara, pertanian, manufaktur, dan kerajinan tangan.

"Semua itu produk yang potensial dipasarkan di negara-negara Eropa Timur dan Eropa Tengah," tutur Ngurah.

Lanjut ke halaman berikutnya