Wajib Tahu! Harga Makanan Nggak Naik Sih, tapi Kemasannya Makin Kecil

Danang Sugianto - detikFinance
Sabtu, 09 Okt 2021 21:30 WIB
Ini Arti ‘Best Before’ dan ‘Expiry Date’ pada Makanan Kemasan
Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/kunertus
Jakarta -

Pembeli harus berhati-hati terhadap supermarket dan merek makanan yang menaikkan harga diam-diam. Salah satu siasat mereka dengan mengecilkan ukuran kemasan.

Langkah mengecilkan ukuran kemasan dilakukan produsen makanan karena menghadapi kenaikan komoditas, energi, dan biaya tenaga kerja.

Mengutip The Guardian, Sabtu (9/10/2021), raksasa perusahaan makanan Inggris menghadapi lonjakan harga seperti minyak dan tepung, serta kenaikan tarif listrik. Akhirnya mereka memilih untuk mengecilkan kemasan serta menaikkan harga yang mendorong inflasi.

Walkers misalnya, perusahaan yang memiliki produk camilan keripik kentang ini memangkas separuh kemasan yang berisi 24 kantong, namun harga masih tetap sebesar 3,5 poundsterling.

Smith's Frazzles and Chipsticks juga sekarang dijual dalam kemasan enam pak, bukan delapan lagi dengan harga 1 poundsterling. Produk kacang yang tadinya berukuran 250 gram menjadi 225 gram seharga 2,50 poundsterling.

Tesco juga mengurangi bobot keju mozzarella dari 270 gram menjadi 240 gram. Penurunan berat kemasan itu berimbas terhadap kenaikan harga sebesar 12,5%.

Steve Dresser, seorang analis di Grocery Insight, mengatakan pada akhirnya pelanggan, meskipun tidak membayar lebih tapi mereka tidak mendapatkan isi yang sama, sehingga konsumen tetap yang dirugikan

"Tagihan belanja Anda mungkin tidak naik tetapi paket Anda turun 20 gram menjadi 30 gram," ucapnya.

Makanan ringan yang memiliki rasa gurih mengalami kenaikan harga paling besar dalam empat minggu terakhir dengan kenaikan sebesar 7,6%. Sementara untuk produk keripik naik 5,4%.



Simak Video "Pasokan Terganggu, Inggris Rayu Sopir Truk Asing dengan Visa Darurat"
[Gambas:Video 20detik]
(das/ara)