Jokowi Minta Vaksinasi Lansia Dikebut Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 11 Okt 2021 16:19 WIB
In this photo taken from video and shown at United Nations headquarters, Indonesias President Joko Widodo remotely addresses the 76th session of the U.N. General Assembly in a pre-recorded message, Wednesday, Sept. 22, 2021. (UN Web TV via AP)
Presiden Joko Widodo (Jokowi)/Foto: AP/United Nations
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mewaspadai peningkatan kasus COVID-19 jelang libur Natal dan Tahun Baru 2022. Berbagai strategi disiapkan untuk mencegah kenaikan kasus.

"Kita sebentar lagi akan dihadapkan pada kegiatan libur Natal dan Tahun Baru di mana desain peningkatan kasus sering terjadi setelah adanya acara keagamaan dan libur panjang. Maka presiden dalam ratas ini berpesan agar segera ditentukan strategi mempersiapkan Natal dan Tahun Baru," kata Luhut dalam konferensi pers virtual, Senin (11/10/2021).

Luhut menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar vaksinasi lansia ditingkatkan. Ini untuk mengantisipasi adanya gelombang kasus COVID-19 selanjutnya setelah libur Natal dan Tahun Baru.

"Tingkat vaksinasi lansia perlu terus dikejar terutama untuk di wilayah aglomerasi dan pusat pertumbuhan ekonomi sehingga tidak terjadi gelombang berikutnya, maka angka kematian dan perawatan rumah sakit dapat ditekan," tuturnya.

Jokowi juga berpesan agar penurunan kasus COVID-19 ini tidak membuat para menterinya dan masyarakat berpuas diri sehingga lupa terhadap protokol kesehatan.

"Presiden mengingatkan pada kami pembantunya, agar tidak terjadi lepas kendali di tengah situasi seperti sekarang ini. Pertahankan kasus serendah mungkin dalam waktu yang lama dan harus secara konsisten," imbuhnya.



Simak Video "Luhut Jawab Alasan Penanganan dan Kebijakan Covid-19 RI Tidak Konsisten"
[Gambas:Video 20detik]
(aid/ara)