ADVERTISEMENT

Setitik Harapan Buat Peternak: Pemerintah Mau Serap Telur buat Bansos

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 11 Okt 2021 16:26 WIB
Peternak ayam petelur turut terdampak pandemi COVID-19. Harga telur yang fluktuatif membuat para peternak itu putar otak agar dapat bertahan di masa pandemi.
Ilustrasi/Foto: Ari Saputra

Yang jelas Alvino mengatakan kelebihan pasokan menjadi masalah besar saat ini untuk komoditas telur. Dia mengaku banyak pihak yang membeli telur dengan murah ke peternak mandiri karena alasan pasokan yang membludak di pasar.

Pihaknya pun meminta Kemendag untuk ikut menaikkan harga telur sesuai dengan harga acuan dalam Permendag 7 Tahun 2020.

"Kami sampaikan, memang ini terjadi beli murah di kita dengan alasan oversupply. Padahal kejadian ini sudah beberapa tahun, kemudian PPKM, lalu COVID-19 ini cuma memperparahnya aja," kata Alvino.

Menurut pantauan Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi (Pataka) harga telur saat ini mencapai Rp 14.000-17.000 per kilogram (kg). Harga tersebut jauh sekali dari harga acuan telur di dalam Permendag Nomor 7/2020 sebesar Rp 19.000-21.000 per kg.



Simak Video "Harga Telur Anjlok, Peternak Ayam Menjerit"
[Gambas:Video 20detik]

(hal/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT