Dunia Mainan Berduka, Bos Hasbro Brian Goldner Tutup Usia

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 13 Okt 2021 07:18 WIB
CEO Hasbro Brian Goldner
Foto: Dok. Hasbro
Jakarta -

Hasbro mengumumkan kepala eksekutifnya, Brian Goldner tutup usia pada umur 58 tahun. Goldner meninggal dunia setelah dua hari mengambil cuti medis. Demikian dikutip dari keterangan resmi Hasbro yang disadur dari CNBC, Rabu (13/10/2021).

Goldner, telah menjabat sebagai CEO sejak 2008. Dia bergabung dengan Hasbro pada 2000 dan menjadi ketua dewan Hasbro pada 2015. Goldner juga menjabat sebagai direktur di dewan ViacomCBS.

Rich Stoddart, yang baru-baru ini memimpin direktur independen dewan Hasbro, ditunjuk sebagai CEO sementara saat Goldner mengambil cuti medis.

"Sejak bergabung dengan perusahaan lebih dari dua dekade lalu, Brian telah menjadi jantung dan jiwa Hasbro," kata Stoddart dalam keterangannya.

"Sebagai pemimpin yang karismatik dan bersemangat baik dalam industri permainan maupun hiburan, karya Brian membawa kegembiraan dan tawa bagi anak-anak dan keluarga di seluruh dunia." lanjutnya.

Pada Agustus 2020, Goldner mengungkapkan bahwa ia telah menjalani perawatan medis lanjutan untuk kanker sejak 2014. Selama di Hasbro, ia berhasil mengembangkan bisnis di luar mainan dan game, menjadi televisi, film, dan game digital. Masa jabatan Goldner ditandai dengan fokus pada peningkatan merek perusahaan di seluruh hiburan.

"Di bawah bimbingan Tuan Goldner, Hasbro telah berevolusi dari perusahaan manufaktur menjadi manajer portofolio kuat lebih dari 1.700 merek," kata Stephanie Wissink, analis di Jefferies.

Goldner menjabat sebagai produser eksekutif di Transformers 2007, sebuah film yang menandai perluasan Hasbro menjadi perusahaan multimedia berbasis karakter. Dia kemudian menghasilkan lebih dari selusin judul di film dan TV termasuk trilogi G.I. Joe dan fitur My Little Pony.

Baru-baru ini, pada 2019, Goldner memelopori akuisisi Hasbro senilai US$ 3,8 miliar atas Entertainment One, studio yang berbasis di Toronto yang dikenal dengan Peppa Pig dan PJ Masks.

"Selama periode volatilitas ekstrem dalam industri mainan, Goldner tetap berada di jalur dan memotivasi tim global untuk terus maju menuju pertumbuhan yang lebih tinggi, margin yang lebih tinggi, dan pengembalian modal yang lebih kuat," tulis Wissink.

Sejak mengambil kendali pada Mei 2008, Goldner membantu meningkatkan saham Hasbro lebih dari 155% dari US$ 34,43 per saham menjadi US$ 88,05 per saham.

Goldner dan istrinya, Barbara, juga aktif di komunitas Rhode Island setempat di mana Hasbro berada. Setelah kematian putra mereka Brandon karena overdosis, pasangan ini mencari solusi legislatif dan berbasis komunitas untuk krisis opioid yang berkembang. Selain istrinya, Goldner meninggalkan seorang putri.

Lihat juga Video: Keluh Kesah Penjual Mainan Pasar Gembrong di Massa PPKM Darurat

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)