Pesta Diskon Akhir Tahun Bakal Langka, Ini Biang Keroknya

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 20 Okt 2021 09:00 WIB
Pengunjung berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan di Paser Baroe, Jakarta, Senin (04/07/2016). Memasuki H-2 Lebaran, sebagian pusat perbelanjaan masih dipadati pembeli yang mencari keperluan seperti pakaian dan celana dan lain-lain dengan memberikan pesta dobel diskon hingga 70 persen. Grandyos Zafna/detikcom
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Akhir tahun biasanya menjadi musim diskon, namun nampaknya tahun ini hal itu mungkin tidak akan terjadi. Khususnya di Amerika Serikat, mandeknya rantai pasok global menjadi biang keroknya.

Dilansir dari CNN, Rabu (20/10/2021), para peritel mengalami keterlambatan kedatangan barang. Hal itu terjadi karena kemacetan di pelabuhan membuat barang-barang di kapal kontainer terhambat distribusinya.

Masalahnya bertambah dengan kondisi minimnya ketersediaan pekerja yang dibutuhkan untuk membongkar dan mengangkut produk dari kapal ke gudang dan pusat distribusi.

Banyak toko tidak bisa mendapatkan barang dagangan yang seharusnya sudah tiba untuk memulai program diskon belanja liburan. Alih-alih memulai program diskon dan membuat barang cepat laku, para peritel ini justru dibayangi kehabisan stok barang di toko.

Kepala Keuangan Macy's, Adrian Mitchell mengatakan peritel diprediksi akan lebih selektif, bahkan cenderung tidak akan memberikan diskon tahun ini. Persediaan stok barang di toko menurutnya makin ketat.

"Dari sudut pandang promosi, tingkat diskon tahun ini lebih rendah dari tingkat historis, dan kami telah mempertimbangkan kategori yang membutuhkan promosi dan kami akan terus melakukannya," kata Mitchell.

Pabrikan pakaian wanita J. Jill juga sudah memberi sinyal akan mengurangi diskon secara signifikan dalam beberapa minggu mendatang.

Dia mengatakan pihaknya fokus untuk mengimbangi biaya yang lebih tinggi akibat tekanan rantai pasokan dengan mengurangi promosi dan menjual produk dengan harga sebenarnya tanpa potongan.

"Gangguan rantai pasokan meningkat, mengakibatkan peningkatan biaya pengiriman dan penundaan," kata kepala keuangan J.Jill, Mark Webb.

Chief merchandising officer Academy Sports + Outdoors Steve Lawrence juga mengatakan kemungkinan hanya ada sedikit diskon besar selama musim liburan tahun ini yang ditawarkan kepada masyarakat.

"Ada lebih sedikit promosi di pasar karena ada kekurangan pasokan. Kami tidak berpikir bahwa liburan ini juga akan menjadi musim promosi," kata Lawrence.

(hal/eds)