Jokowi Sindir Pemda yang Suka Latah Urusan Dagang!

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 20 Okt 2021 13:15 WIB
Presiden Joko Widodo hadiri acara Global Covid-19 Summit yang digelar secara virtual, Rabu (22/9/2021).
Foto: Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pesan penting kepada para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Hal itu disampaikannya saat meresmikan pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2021.

Jokowi menyambut baik diselenggarakannya Apkasi Otonomi Expo 2021. Melalui pameran ini para pemerintah kabupaten bisa menunjukkan kekuatan ekonomi masing-masing dan bisa saling berkolaborasi untuk memperkuat ekspor.

"Termasuk perluasan pasar-pasar ekspor baru dan jangan lupa sekali lagi pasar dalam negeri yang sangat potensial yang sangat besar. Karena jumlah penduduk kita 270 juta dan kelas menengah bertumbuh sangat pesat. Ini yang harus menjadi peluang untuk memperkuat industri dalam negeri kita. Jangan sampai pasar yang sangat besar ini diambil produk-produk negara lain," tuturnya dilansir dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (20/10/2021).

Jokowi berpesan agar perlu diperkuat perdagangan antar daerah. Hal itu menjadi penting untuk diperkuat dalam forum semacam Apkasi.

"Perdagangan antar daerah, antarpulau perlu terus dikembangkan dan setiap daerah sebaiknya fokus pada produk unggulannya," tuturnya.

Jokowi pun mengingatkan kebiasaan buruk yang ada di Indonesia yang suka ikut-ikutan hal yang sedang booming. Padahal jika seluruhnya terjun dalam ranah bisnis yang sama ketika goyang maka jatuh seluruhnya.

"Kita ini kan senangnya latah, karet rame semua nanam karet, sawit rame semua nanam sawit, sawit ambruk semua juga ambruk, karet harganya jatuh semuanya juga ikut jatuh, jangan seperti itu," ucapnya.

Jokowi pun mengingatkan para pemerintah kabupaten agar fokus pada produk unggulannya. Tidak perlu ikut-ikutan daerah lain.

"Jangan daerah, wah sana nanam karet kok ekonominya baik, rakyat kita suruh tanam karet. Pas baik iya, bagus, tapi pas jatuh, hati-hati barengan nanti berbahaya," tegasnya.

Setiap daerah menurut Jokowi harus saling mengisi dengan produk unggulannya masing-masing. Dengan begitu rantai pasok di Indonesia dapat terisi dengan baik yang ujungnya juga bisa mendorong volume ekspor.

(das/eds)