3 Tips Pilih Rekan Dagang agar Bisnis Makin Langgeng

Inkana Putri - detikFinance
Rabu, 20 Okt 2021 16:20 WIB
3 Tips Pilih Rekan Dagang agar Bisnis Makin Langgeng
Foto: Dok. ShopeePay

2. Komitmen dan Bersikap Profesional

Selain keterampilan, pastikan kamu memilih rekan bisnis yang memiliki komitmen kuat. Dengan begitu, mereka akan fokus dan berusaha 100% untuk mencapai tujuan bisnis yang telah dirancang bersama.

Co-Founder dan CEO Burgreens & Green Rebel, Helga Angelina mengungkapkan komitmen juga diperlukan dalam membangun sebuah bisnis jangka panjang. Selain itu, memiliki rekan bisnis yang dapat memposisikan dirinya saat bekerja juga jadi hal penting. Dengan begitu, mereka tetap dapat bekerja secara profesional.

"Bisnis merupakan usaha jangka panjang yang harus terus diupayakan. Ketika memutuskan untuk membangun Burgreens bersama Max, sekalipun Max merupakan pacar saya pada saat itu, namun kami menyepakati beberapa hal mendasar yang dituangkan ke dalam perjanjian kerja sama yang sah," ujarnya.

"Dengan begitu, kami bisa menjaga profesionalitas berbekal komitmen yang telah kami tentukan bersama dan tidak lagi membawa status 'teman', 'pacar', atau 'saudara', tetapi semua dilakukan atas kelangsungan bisnis dan tujuan bersama. Bagi saya, memilih rekan bisnis yang mau dan mampu memegang teguh komitmen dapat membantu kita dalam mendorong pertumbuhan bisnis," imbuh Helga.

3. Punya Value Sama

Setiap orang tentu punya nilai-nilai kehidupan yang berbeda. Untuk itu, penting bagi pebisnis untuk memahami nilai-nilai hidup yang dipegang teguh oleh rekannya. Dalam memilih rekan bisnis, seorang Psikiater, dr. Jiemi Ardian, Sp.KJ. mengatakan ada baiknya mereka memiliki beberapa nilai kehidupan yang sama. Menurutnya, kesamaan value yang dipegang dapat membantu keduanya saling memahami dan menciptakan hubungan bisnis yang lebih langgeng.

"Kepribadian setiap orang memang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Namun, perbedaan tersebut dapat disatukan dengan nilai-nilai kehidupan yang mereka pegang teguh. Kedua individu atau lebih dapat dikatakan cocok satu sama lain untuk menjalin hubungan bisnis jangka panjang apabila mereka memegang beberapa nilai-nilai kehidupan yang saling beririsan," katanya.

"Misalnya, kedua individu ini sangat menjunjung tinggi nilai kejujuran, maka mereka pun akan cenderung menjalankan bisnis dengan saling terbuka dan jujur dalam berkomunikasi. Setiap individu yang memegang beberapa nilai kehidupan yang sama akan lebih mudah untuk saling memahami dan berempati satu sama lain sehingga dapat lebih bijak saat menghadapi konflik bersama," pungkasnya.


(akd/eds)