Sri Mulyani Ungkap 3 Hal yang Bisa Bikin COVID-19 Ngamuk Lagi

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 21 Okt 2021 10:39 WIB
Bantuan untuk penanganan pandemi COVID-19 berdatangan dari berbagai pihak. Bantuan yang diberikan pun macam-macam, mulai dari APD hingga bantuan medis lainnya.
Foto: Dok. Dompet Dhuafa
Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkap ada tiga faktor yang bisa membuat virus Corona (COVID-19) ngamuk kembali, walaupun saat ini kasus positif mulai melandai.

"Meskipun kasus di Indonesia menurun, namun belajar dari berbagai negara, kasus bisa saja kemudian meningkat lagi apalagi kalau vaksinasi efeknya sudah mulai menurun dengan berjalannya waktu," katanya dalam webinar, Kamis (21/10/2021).

Wakil Ketua V Komite PC-PEN juga menjelaskan hal lain yang bisa bikin kasus COVID-19 meningkat lagi adalah dibukanya kembali berbagai kegiatan sosial dan ekonomi.

"Normalisasi kegiatan apakah itu sekolah, apakah itu pasar pasti menimbulkan probabilitas atau kemungkinan terjadinya kenaikan kasus yang bisa terjadi lagi," paparnya.

Lanjut mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu, kegiatan liburan juga dapat menyebabkan kasus positif virus Corona kembali menggeliat.

"Apabila terjadinya apa yang disebut liburan-liburan yang kemudian menyebabkan masyarakat meningkat mobilitasnya, biasanya juga akan menimbulkan jumlah kasus," ujar Sri Mulyani.

Dia pun menekankan bahwa pemerintah berupaya mengejar tingkat vaksinasi yang menyasar 70% dari total penduduk. Tujuannya agar masyarakat terproteksi atau terlindungi dari virus Corona.

"Berarti kita mengerahkan seluruh instansi seperti yang tadi saya sampaikan, TNI, Polri, BIN, BKKBN yang sekarang ini ikut di dalam meningkatkan jumlah vaksinasi yang seharusnya mencapai lebih dari 2 juta (per hari) agar kita bisa mencapai 70% dari populasi kita yang kemudian mendapatkan vaksinasi. Ini sebuah tantangan yang belum selesai," tambahnya.



Simak Video "Sri Mulyani Kembali Sabet Gelar Penghargaan Internasional"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ang)