Geruduk Kantor Anies Minta UMK Naik, Buruh: Biaya Hidup Naik!

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 26 Okt 2021 13:34 WIB
Demo Tuntut Kenaikan Upah, Buruh Diterima Masuk ke Kantor Anies
Foto: Trio Hamdani
Jakarta -

Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) hari ini melakukan aksi turun ke jalan. Salah satu tuntutannya adalah meminta kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2022 sebesar 7-10%. Aksi diikuti oleh ratusan buruh di depan kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ketua Divisi Aksi Garda Metal DKI Jakarta, Rifqi Mubarok yang melakukan orasi di atas mobil bak, menyampaikan bahwa buruh menuntut upah minimum 2022 naik karena biaya kebutuhan hidup telah meroket.

"(Kenaikan upah) itu sesuai dengan kenaikan seluruh harga kebutuhan hidup di DKI Jakarta pada saat ini. Itu sesuai melalui survei-survei pasar yang dilakukan kawan-kawan buruh," katanya, Selasa (26/10/2021).

Dia menjelaskan mulai dari harga sembako hingga biaya pendidikan anak mengalami kenaikan. Atas dasar itu para kepala daerah diharapkan dapat membuat kebijakan yang berpihak kepada buruh, dalam hal ini menaikkan upah minimum tahun depan sesuai aspirasi buruh.

"Itu lah sebabnya hari ini yang kita minta wahai kamu para pemangku kebijakan, kamu para pemimpin yang hari ini ada di balik gedung-gedung yang megah, jika kamu diberikan amanah, jika kamu diberikan kesempatan untuk menjadi pemimpin jadilah pemimpin yang baik, betul?" ujarnya sambil disambut sorakan "betul!" dari para buruh yang demo.

Dia dalam orasinya menjelaskan bahwa kebijakan yang salah dapat berakibat buruk untuk buruh, yakni kesejahteraannya akan semakin menurun.

"Jangan sampai karena kamu keliru memutuskan kebijakan, banyak orang yang sengsara, banyak orang yang dimiskinkan, banyak orang yang melarat, banyak orang yang tidak mampu bertahan hidup yang akhirnya orang itu terjerumus kepada lembah kemiskinan yang lebih dalam," tambah Mubarok.

(toy/eds)