Daftar Negara yang Larang dan Legalkan Bitcoin

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Minggu, 31 Okt 2021 15:14 WIB
Bitcoin
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Uang kripto yang paling terkenal di dunia adalah Bitcoin. Sejak kemunculannya pada 2009, bitcoin memang menuai kontroversi.

Apalagi dengan volatilitasnya yang tinggi hingga tudingan transaksi ilegal dan penggunaan konsumsi listrik yang sangat tinggi pada aktivitas penambangan.

Selain menjadi alat tukar, bitcoin juga menjadi alternatif tempat penyimpanan aset yang disebut-sebut aman selama pandemi COVID-19.

Sejumlah negara melegalkan dan ada pula yang melarang peredaran mata uang kripto ini.

Berikut daftarnya:

Negara yang Larang Bitcoin

Aljazair

Sejak 2018 melarang pengesahan mata uang kripto. Warga dilarang membeli, menjual, menggunakan atau menyimpan bitcoin.

China

Melarang keras aktivitas penambangan dan warga China dilarang untuk memiliki aset digital tersebut. Bahkan bank sentral China akan meluncurkan mata uang digital agar transaksi masyarakat bisa terpantau.

Mesir

Badan penasihat di negara tersebut mengeluarkan dekrit agama pada 2018. Lalu menyebut transaksi bitcoin sebagai barang 'haram' atau sesuatu yang dilarang berdasarkan hukum Islam.

Undang-undang perbankan Mesir juga melarang perdagangan atau promosi uang kripto tanpa lisensi dari bank sentral.

Indonesia

Bank Indonesia (BI) mengeluarkan aturan terkait penggunaan cryptocurrency termasuk bitcoin. Intinya alat pembayaran yang sah di Indonesia hanya rupiah.

Iran

Bank Sentral Iran melarang perdagangan mata uang kripto yang ditambang di luar negeri. Sekitar 4,5% dari penambangan Bitcoin di dunia terjadi di Iran. Bahkan pendapatannya bisa mencapai US$ 1 miliar.

Otoritas Iran ini juga mengeluarkan larangan penambangan Bitcoin hingga 22 September. Hal ini karena proses penambangan menguras lebih dari 2GW dari jaringan nasional yang menyebabkan pasokan daya terus berkurang.

Lalu, negara mana yang legalkan Bitcoin CS? Buka halaman selanjutnya.