ADVERTISEMENT

Cara Dapat Tiket Kereta Api Gratis untuk Guru hingga Nakes, Simak!

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 09 Nov 2021 10:03 WIB
Penumpang membeli tiket Kereta Api Luar Biasa (KLB) jurusan Bandung - Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/5/2020). PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan enam perjalanan KLB pada 12-31 Mei 2020 dan masyarakat yang diperbolehkan menggunakan KLB hanya yang memenuhi syarat diantaranya pekerja di penanganan COVID-19, pertahanan, keamanan, kesehatan, kebutuhan dasar, fungsi ekonomi penting, perjalanan darurat pasien atau orang yang memiliki keluarga inti sakit keras atau meninggal dan repatriasi. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc.
Cara Dapat Tiket Kereta Api Gratis untuk Guru hingga Nakes, Simak!
Jakarta -

Ada 11.000 voucher tiket kereta api gratis yang dibagikan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk memperingati Hari Pahlawan pada 10 November besok. Tiket KA gratis ini dikhususkan untuk guru, tenaga kesehatan, dan veteran.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, ini kali kedua KAI menggelar program tersebut setelah tahun lalu dinikmati oleh 10.000 orang. Menurutnya, ini juga bentuk penghargaan KAI kepada para pahlawan yang telah berjuang dan berbakti kepada masyarakat, baik di masa pandemi maupun di masa kemerdekaan.

"KAI mengucapkan terima kasih kepada para guru yang merupakan pahlawan tanpa tanda jasa, para tenaga kesehatan yang telah melayani masyarakat tanpa rasa lelah di masa pandemi, serta para veteran yang telah berjasa demi kemerdekaan Republik Indonesia," ujar Joni melalui keterangan tertulis, dikutip Selasa (9/11/2021).

Lebih lanjut, voucher tersebut dapat digunakan untuk kereta kelas Eksekutif dan Ekonomi. Tiket gratis itu dapat digunakan ke berbagai tujuan dengan jadwal keberangkatan dari tanggal 8 sampai 30 November 2021.

Beberapa tujuan kereta api jarak jauh yaitu Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, Malang, Yogyakarta, Tanjungkarang, Kertapati, Medan, dan kota-kota lainnya. Jumlah voucher tiket kereta api gratis yang disediakan di tiap KA per tanggal akan terbatas. Tiket kereta yang sudah dicetak tidak dapat diubah jadwalnya.

Joni menjelaskan, kategori yang berhak mendapatkan voucher tiket kereta api gratis tersebut, yaitu pertama guru pendidikan formal untuk anak usia dini sampai dengan tingkat menengah atas atau sederajat baik negeri maupun swasta dengan status PNS maupun honorer.

Kedua, tenaga kesehatan (bidan, perawat, apoteker, tenaga farmasi, tenaga administrasi, dan driver ambulans) baik dari klinik, puskesmas, atau rumah sakit kecuali dokter. Ketiga, anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

Cara mendapatkan voucher tiket kereta api gratis, yaitu sebagai berikut:

1. Voucher dapat diambil mulai tanggal 7 sampai dengan 29 November 2021 di Loket atau Customer Service pada 12 Stasiun yaitu Gambir, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Madiun, Surabaya Gubeng, Jember, Medan, Kertapati, dan Tanjung Karang.

2. Voucher tersebut hanya berlaku untuk KA keberangkatan dari wilayah pengambilan voucher. Misalnya pengambilan voucher di Stasiun Gambir, maka voucher hanya berlaku untuk KA keberangkatan dari Gambir dan Pasar Senen.

3. Saat pengambilan voucher, calon pelanggan harus menunjukkan identitas asli dan fotokopi identitas atau surat keterangan yang menunjukkan mereka adalah guru, tenaga kesehatan, dan veteran. Selama program berlangsung, satu identitas hanya berhak untuk satu voucher atau satu kali perjalanan dan pengambilan voucher tidak dapat diwakilkan kecuali untuk veteran.

4. Vocher belum termasuk syarat perjalanan berupa hasil tes PCR atau swab Antigen tidak termasuk dalam tiket yang dibagikan secara gratis. KAI memberikan layanan Rapid Test Antigen dengan biaya sebesar Rp 45.000 jika dan menjadi tanggung jawab pengguna voucher.

Itulah cara untuk mendapatkan tiket kereta api gratis. Selamat mencoba!

Lihat juga Video: Hasil Tes PCR untuk Syarat Naik Kereta Berlaku 3x24 Jam

[Gambas:Video 20detik]



(toy/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT