Bandara Mau Ditutup, Penerbangan di Halim Masih Normal

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 09 Nov 2021 12:07 WIB
Jakarta -

Imbas dari revitalisasi yang akan dilakukan, Bandara Halim Perdanakusuma bakal ditutup dalam waktu dekat. Kabarnya bila penutupan dilakukan, penerbangan yang dilakukan di bandara ini akan dipindahkan.

Penutupan bandara sendiri belum ada keputusan akan dilakukan kapan. Lalu apakah saat ini penerbangan di Halim Perdanakusuma masih normal?

Kementerian Perhubungan menyatakan operasional Bandara Halim Perdanakusuma masih berjalan dengan normal. Semua jadwal penerbangan masih beroperasi seperti biasa.

"Sampai saat ini bandara Halim masih beroperasi seperti biasa," ujar Adita kepada detikcom, Selasa (9/11/2021).

Pengelola bandara juga menegaskan Halim Perdanakusuma masih mengoperasikan semua jadwal penerbangan secara normal. Soal penutupan atau informasi resmi lainnya akan disampaikan melalui website resmi www.angkasapura2.co.id.

"Saat ini dapat disampaikan bahwa penerbangan di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta beroperasi dengan normal ya," ungkap Angkasa Pura II melalui akun Instagram resmi bandara, @halimperdanakusumaairport.

Di lain pihak, salah satu maskapai penyedia layanan sewa private jet Indojet Sarana Aviasi pun masih beroperasi seperti biasa di Halim Perdanakusuma. Hal itu disampaikan oleh Direktur Indojet Stefanus Gandi.

Stefanus mengatakan memang apabila bandara ditutup penebangan akan kabarnya akan dipindah. Namun, sejauh ini kabar penutupan itu belum jelas dan resmi. Dia bilang sejauh ini layanannya dan maskapai lain masih beroperasi dengan normal di Halim.

"Semua pesawat di Halim sejauh ini tetap operasional seperti biasa, termasuk Indojet. Ya sebelum ada surat resmi kami tetap operasi biasa," ujar Stefanus kepada detikcom, Minggu (7/11/2021).

Stefanus mengatakan, dari kabar yang beredar di lingkungan bandara, apabila penutupan dilakukan maka penerbangan akan dipindah ke bandara lain. Opsinya yang ditawarkan ada 3, Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng, Bandara Husein Sastranegara Bandung, ataupun Bandara Kertajati, Majalengka.

Namun, kemungkinan operator-operator maskapai yang ada di Halim Perdanakusuma akan memilih pindah ke Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng. Alasannya, menurut Stefanus, bandara tersebut lebih siap digunakan dan dekat.

"Teman-teman operator mungkin akan minta ke CGK aja karena lebih reasonable. Kalau Bandung kan kejauhan," kata Stefanus.

(hal/zlf)