Terkuak! Ini yang Bikin Bandara Halim Harus Direvitalisasi dan Mau Tutup

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 09 Nov 2021 17:41 WIB
Jakarta -

Kementerian Perhubungan blak-blakan soal rencana revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma. Salah satu imbas dari revitalisasi ini adalah penutupan bandara.

Juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan revitalisasi bandara dilakukan untuk meningkatkan faktor keselamatan. Adita mengatakan telah terjadi penurunan kualitas besar-besaran di bandara Halim Perdanakusuma.

Misalnya saja, runway alias landasan pacu bandara yang kerap kali mengalami kerusakan. Bahkan, baru kemarin runway Halim Perdanakusuma sempat dikabarkan terkelupas.

"Mengapa revitalisasi dilakukan? Karena kita pertimbangkan faktor keselamatan. Bandara Halim ini punya peran dan fungsi vital, namun saat ini terjadi penurunan kualitas elemen bandara termasuk yang terjadi di runway Halim Perdanakusuma," ungkap Adita dalam keterangan video yang diterima detikcom, Selasa (9/11/2021).

Adita mengatakan pemerintah juga akan mengeluarkan sebuah instrumen hukum dalam rangka revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma. Namun, Adita tak menjelaskan rinci bentuk aturan apa yang akan digunakan.

"Nantinya rencana revitalisasi ini akan dituangkan dalam instrumen hukum. Ini akan perkuat semua jajaran agar revitalisasi berjalan dengan baik dan punya dasar hukum yang kuat," papar Adita.

Menurutnya, Kemenhub saat ini sedang melakukan diskusi intensif membahas berbagai hal soal revitalisasi ini. Diskusi juga dilakukan dengan berbagai stakeholder, mulai dari Kementerian Pertahanan, TNI AU, Kementerian Sekretaris Negara, Kementerian PUPR, operator bandara, dan seluruh pemangku kepentingan Halim Perdanakusuma.

Di sisi lain, soal dampak revitalisasi yang akan terjadi. Mulai dari penutupan bandara Halim Perdanakusuma hingga pengalihan bandara pun sedang dibahas. Adita mengatakan akan ada informasi lanjutan bila sudah ada keputusan resmi soal revitalisasi bandara yang akan dilakukan.

"Saat ini kami siapkan desain. Adapun dampak revitalisasi termasuk operasi penerbangan saat ini masih didiskusikan. Kami mohon untuk bisa menunggu apa yang akan diputuskan dan kami akan sampaikan sesegera mungkin," jelas Adita.

(hal/zlf)