Mulai Besok, Penempatan TKI Dibuka Lagi ke Taiwan

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 10 Nov 2021 11:18 WIB
181 TKI yang pulang dari Malaysia tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Mereka sudah mengantongi izin, surat keterangan serta melalui protokol medis.
Ilustrasi/Foto: Angling Adhitya Purbaya
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyebut Taiwan kembali membuka penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) atau TKI mulai 11 November 2021. Hal ini menjadi angin segar bagi pekerja setelah mengalami penangguhan sejak 4 Desember 2020 akibatnya merebaknya pandemi COVID-19.

Ida menyampaikan bahwa Direktur Badan Pengembangan Tenaga Kerja Kemnaker Taiwan, Tsai Meng-liang telah berjanji akan secara ketat mengawasi pelaksanaan pekerjaan pencegahan oleh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

Otoritas Taiwan juga telah menyusun rencana program khusus penempatan pekerja migran dan telah diajukan kepada National Health Command Center (NHCC). Implementasi rencana program tersebut memerlukan kolaborasi dan kerja sama intens kedua pihak, Indonesia dan Taiwan.

"Indonesia menjadi partner pertama yang diajak mendiskusikan hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam rencana penempatan kembali pekerja migran ke Taiwan," kata Ida dalam keterangan tertulis dikutip detikcom, Rabu (10/11/2021).

Untuk tahap pertama, pihak Taiwan akan menerima penempatan 1.700 orang TKI. Masing-masing 850 orang sektor formal dan sektor domestik.

"Pihak Taiwan menyarankan pihak Indonesia dan pengaturan pekerja migran mulai masuk ke Taiwan dari 11 hingga 23 November 2021 nanti," ujarnya.

Kebijakan khusus pihak Taiwan ini didasari mengingat kurangnya tenaga kerja di industri di Taiwan. Demi perkembangan ekonomi dan mencukupi kebutuhan tenaga kerja di negaranya, Taiwan mengajukan proposal rencana penempatan ke Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) untuk memperoleh persetujuan penempatan TKI.

"Alhamdulillah, Indonesia merupakan negara pertama yang memperoleh penempatan di Taiwan dengan mempertimbangkan persyaratan karantina sebelum dan sesudah masuk negara Taiwan," tutur Ida.

Otoritas Taiwan disebut sangat mengapresiasi keberhasilan pemerintah Indonesia untuk menekan angka kasus COVID-19. "Dengan kembali dibukanya penempatan PMI ini, maka mewakili pemerintah Indonesia, kami menyampaikan terima kasih kepada Otoritas Taiwan atas kerja sama yang terjalin baik selama ini," tandasnya.

(aid/eds)