Bos-bos Perhatikan Nih.. Begini Tips Ampuh Biar Bisnis Bisa Bertahan

ADVERTISEMENT

Bos-bos Perhatikan Nih.. Begini Tips Ampuh Biar Bisnis Bisa Bertahan

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 12 Nov 2021 13:18 WIB
Ilustrasi kerja
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Pandemi mempercepat penerapan digitalisasi di dunia kerja. Hal ini menuntut masyarakat untuk lebih adaptif dalam menghadapi otomatisasi proses bisnis, digitalisasi ekonomi, dan munculnya bentuk-bentuk pekerjaan baru. Karenanya, Indonesia bakal menghadapi tantangan besar untuk memulai new normal di bidang ketenagakerjaan.

Selama pandemi perusahaan diharapkan tetap berfokus pada ketahanan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Para pekerja yang rentan terhadap peralihan teknologi juga harus segera diberi pelatihan atau keterampilan baru.

Tuntutan perubahan akibat pandemi mengharuskan pelaku usaha menerapkan strategi operasi dengan cara kerja baru agar bisnisnya tetap bertahan. Salah satu strategi adalah dengan berinvestasi pada kesehatan para pekerjanya.

"Skenario selama masa pandemi ini, kita masih berada pada tahapan disaster relief. Di tahap itu pemerintah harus berfokus pada tiga hal yaitu sektor kesehatan, pendampingan sosial masyarakat dan dukungan terhadap Usaha Kecil dan Menengah," kata eks Menteri Keuangan Chatib Basri, seperti ditulis Jumat (12/11/2021).

Dengan berfokus pada penanganan pandemi maka kasus di Indonesia akan semakin menurun. Hal ini pelan-pelan akan menciptakan permintaan (demand) di masyarakat yang akan mendorong kembali sektor produksi sehingga bisnis dapat kembali beroperasi dan membuka lapangan kerja.

Spesialis Bidang Ketenagakaerjaan ILO Kazutoshi Chatani, mengungkapkan upaya pencegahan penularan COVID-19 di tempat kerja perlu diperluas agar bisnis bisa kembali berjalan. "Sekarang ini banyak perubahan dalam dunia bisnis. Teknologi lebih banyak digunakan untuk mengurangi interaksi antar manusia. Perubahan ini membuat kita harus berpikir bagaimana masa depan dunia kerja setelah pandemi berakhir," kata Chatani.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan, saat ini masih terdapat risiko yang sangat tinggi untuk menggerakan roda perekonomian secara normal. Tempat kerja merupakan lokus penularan COVID-19 yang sangat tinggi. Aktivitas di tempat kerja menjadi salah satu penentu keberhasilan penanganan pandemi.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT